Story

Harga Solar AS Cetak Rekor Tertinggi di Tengah Krisis Pasokan dan Konflik Geopolitik

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 3, 20262 min read
Harga Solar AS Cetak Rekor Tertinggi di Tengah Krisis Pasokan dan Konflik Geopolitik

Summary

Harga solar rata-rata di Amerika Serikat melonjak ke level tertinggi baru, melampaui rekor tahun 2022, di tengah menipisnya pasokan global yang diperparah oleh konflik geopolitik dan gangguan kilang.

Text size
Background

Harga solar rata-rata di Amerika Serikat (AS) melonjak ke rekor tertinggi pada hari Kamis, didorong oleh krisis pasokan global yang semakin intensif akibat ketegangan geopolitik dan gangguan operasional kilang minyak utama. Menurut data dari layanan pelacakan harga bahan bakar GasBuddy, harga solar nasional mencapai $5,820 per galon, sedikit melampaui rekor sebelumnya sebesar $5,819 yang tercatat pada 17 Juni 2022.

Pemicu Krisis Pasokan Global

Kenaikan harga ini dipicu oleh kombinasi beberapa faktor yang menekan pasokan distilat global. Serangan Ukraina terhadap kilang-kilang minyak Rusia, yang merupakan sumber utama ekspor solar, serta meningkatnya kembali permusuhan antara AS dan Iran telah menciptakan kekhawatiran signifikan di pasar.

Sebagai respons, Moskow telah melarang ekspor solar hingga 30 September. Menurut firma pelacakan kargo Vortexa, sekitar 900.000 barel per hari (bph) solar dan 350.000 bph bahan bakar jet sebelumnya bergerak melalui Teluk, yang setara dengan sekitar 10% dan 20% dari pasokan global via laut. Ketatnya pasar juga tercermin pada *crack spread* solar AS, sebuah ukuran profitabilitas kilang, yang melonjak ke rekor intraday $108,02 per barel pada hari Rabu.

Stok Menipis dan Dampak Ekonomi

Data dari Energy Information Administration (EIA) yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan bahwa stok distilat AS, yang mencakup solar dan minyak pemanas, berada pada level terendah rata-rata bulan Agustus sejak tahun 1982. Situasi ini sangat akut di Pantai Timur AS, di mana persediaan turun ke rekor terendah 19,3 juta barel.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Kenaikan harga solar berpotensi merambat ke seluruh perekonomian karena bahan bakar ini sangat vital untuk sektor transportasi truk, pertanian, dan aktivitas industri. "Ini meningkatkan biaya transportasi dan produksi yang pada akhirnya dapat menaikkan harga pangan," kata Andy Lipow, presiden Lipow Oil Associates.

Prospek Pasar di Tengah Permintaan Musiman

Para analis memperingatkan bahwa harga dapat terus menanjak seiring meningkatnya permintaan musiman. Aktivitas panen di Belahan Bumi Utara dan persiapan tanam di Belahan Bumi Selatan diperkirakan akan meningkatkan konsumsi solar dalam beberapa bulan mendatang, bersamaan dengan permintaan minyak pemanas menjelang musim dingin.

"Kita memasuki periode penting untuk konsumsi solar dengan persediaan terendah dalam catatan untuk awal September," kata David Russell, Kepala Strategi Pasar Global di TradeStation. Menurut Patrick De Haan dari GasBuddy, tahun 2026 berada di jalur untuk menjadi tahun termahal bagi solar dalam sejarah AS.

Back to latest news

LATEST