Story

Pendapatan Universal Music Group Melonjak 13,3% Berkat Kenaikan Harga Streaming

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 30, 20261 min read
Pendapatan Universal Music Group Melonjak 13,3% Berkat Kenaikan Harga Streaming

Summary

Universal Music Group melaporkan kenaikan pendapatan kuartal kedua sebesar 13,3% menjadi €3,29 miliar, didorong oleh kenaikan harga layanan streaming dan konsolidasi dari akuisisi Downtown Music.

Text size
Background

Universal Music Group (UMG) pada hari Kamis melaporkan pendapatan kuartal kedua mencapai €3,29 miliar ($3,79 miliar), menandai kenaikan sebesar 13,3% secara tahunan dengan kurs konstan. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh kenaikan harga pada layanan streaming musik dan konsolidasi pendapatan dari Downtown Music.

Laporan ini menggarisbawahi pentingnya strategi penetapan harga dan akuisisi bagi UMG, perusahaan musik terbesar di dunia. Langkah-langkah ini menunjukkan upaya perusahaan untuk mendiversifikasi basis pendapatannya di luar model langganan streaming tradisional.

Kinerja Keuangan Utama

Menurut laporan yang dirilis, kinerja keuangan UMG pada kuartal kedua menunjukkan gambaran yang beragam. Meskipun pendapatan tumbuh kuat, beberapa metrik profitabilitas dan arus kas mengalami tekanan.

  • EBITDA Disesuaikan: Naik 1,5% dengan kurs konstan menjadi €674 juta.
  • Laba Bersih: Turun signifikan sebesar 84,5% menjadi €222 juta.
  • Arus Kas Bebas: Anjlok menjadi €24 juta dari €163 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
  • Pendapatan Merchandise: Turun 10,7% karena penyesuaian jadwal tur dan peluncuran produk baru.
Sample IUX Markets – In-articleAd

Universal menyatakan bahwa artis-artis dengan penjualan teratas selama kuartal tersebut termasuk Olivia Rodrigo, Noah Kahan, dan grup asal Korea Selatan, BTS.

Utang Meningkat Akibat Akuisisi dan Dividen

Penurunan laba bersih dan arus kas sebagian besar dipengaruhi oleh aktivitas strategis perusahaan. UMG melaporkan bahwa utang bersihnya pada akhir semester pertama 2026 meningkat menjadi €4,13 juta dari €2,39 juta pada akhir 2025.

Peningkatan utang ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk akuisisi Downtown Music, pembayaran dividen kepada pemegang saham, dan program pembelian kembali saham (share buybacks). Hal ini menunjukkan bahwa meskipun investasi strategis mendorong pertumbuhan pendapatan, hal tersebut juga memberikan beban pada neraca keuangan perusahaan dalam jangka pendek.

Back to latest news

LATEST