Story
Ukraina Serang Kilang Minyak dan Anjungan Lepas Pantai Rusia, Perang Logistik Memanas

Summary
Serangan drone Ukraina menyasar infrastruktur energi vital Rusia, termasuk anjungan minyak Lukoil dan sebuah kilang di Siberia, sementara kedua belah pihak juga saling serang kapal kargo di tengah klaim serangan sipil oleh Moskow.
Ukraina dilaporkan telah melancarkan serangan drone jarak jauh yang signifikan terhadap infrastruktur energi Rusia, sementara Moskow menuduh Kyiv menewaskan 11 warga sipil dalam serangan terpisah. Perkembangan ini menunjukkan peningkatan kemampuan Ukraina untuk menyerang aset ekonomi strategis jauh di dalam wilayah Rusia dan eskalasi konflik ke jalur logistik maritim.
Serangan Jarak Jauh Sasar Aset Energi
Dinas keamanan Ukraina (SBU) pada hari Sabtu menyatakan bahwa drone mereka telah berhasil menyerang target-target energi utama milik Rusia. Serangan ini menggarisbawahi jangkauan operasional Kyiv yang semakin luas untuk mengganggu mesin perang Kremlin.
Target-target tersebut antara lain:
- Anjungan minyak Filanovsky: Terletak di Laut Kaspia dan dioperasikan oleh raksasa energi Rusia, Lukoil (LKOH). Anjungan ini berada lebih dari 700 km dari wilayah yang dikuasai Ukraina.
- Kilang minyak di Siberia: Otoritas lokal di wilayah Tyumen, Siberia, mengonfirmasi adanya kebakaran di kilang minyak regional akibat serangan drone. Lokasi ini berjarak lebih dari 2.000 km dari perbatasan Ukraina.
Serangan terhadap aset-aset ini berpotensi mengganggu produksi dan ekspor energi Rusia, yang merupakan sumber pendapatan vital bagi Moskow. Lukoil belum memberikan komentar segera terkait serangan terhadap anjungannya.
Eskalasi di Jalur Maritim
AdKedua belah pihak juga dilaporkan meningkatkan serangan terhadap kapal-kapal yang diduga membawa pasokan militer, yang menandakan perang logistik yang semakin intens.
Di Laut Kaspia, SBU Ukraina mengklaim telah menyerang dua kapal kargo, Port Olya 2 dan Begey, yang diyakini terlibat dalam pengiriman kargo militer antara Rusia dan Iran. Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan di Laut Hitam bahwa drone mereka telah mengenai sebuah kapal curah yang mengirimkan kargo militer untuk tentara Ukraina.
Tuduhan Serangan Sipil
Di tengah serangan terhadap infrastruktur, otoritas Rusia menuduh Ukraina melakukan serangan yang menewaskan warga sipil. Gubernur Zaporizhzhia yang ditunjuk Rusia, Yevgeny Balitsky, mengatakan serangan Ukraina semalam di sebuah kamp liburan di Kyrylivka telah menewaskan 11 orang, termasuk empat anak, dan melukai 16 lainnya.
Balitsky menuduh Kyiv sengaja menargetkan warga sipil. Pihak Ukraina belum memberikan tanggapan langsung atas tuduhan tersebut. Baik Rusia maupun Ukraina secara konsisten membantah telah menargetkan warga sipil sejak invasi skala penuh dimulai pada Februari 2022.