Story

Saham Global Pulih dari Kerugian Setelah Trump Menyatakan Kesepakatan Iran 'Berakhir'

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 8, 20261 min read
Saham Global Pulih dari Kerugian Setelah Trump Menyatakan Kesepakatan Iran 'Berakhir'

Summary

Bursa saham Inggris dan Eropa berhasil mengurangi kerugian tajam pada hari Rabu setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump mengenai kesepakatan dengan Iran memicu volatilitas pasar. Eskalasi konflik di Teluk juga mendorong kenaikan harga minyak.

Text size
Background

Bursa saham Inggris berhasil mengurangi kerugian tajam pada hari Rabu setelah komentar dari Presiden AS Donald Trump memicu volatilitas di pasar global. Indeks FTSE 100 di London turun sekitar 1%, sementara indeks DAX Jerman dan CAC 40 Prancis juga memangkas penurunan mereka menjadi masing-masing 1,8% dan 1,7% setelah sebelumnya sempat anjlok lebih dari 2%.

Berbicara di sela-sela KTT NATO di Ankara, Turki, Presiden Trump mengatakan kepada wartawan bahwa nota kesepahaman AS-Iran telah "berakhir" dan ia tidak berniat bernegosiasi dengan kepemimpinan Teheran. Meskipun ia kemudian sedikit melunakkan pernyataannya dengan mengatakan negosiator bisa terus berbicara "jika mereka mau", ia menambahkan, "Saya tidak melihatnya akan terjadi." Komentar ini menambah ketidakpastian di pasar.

Komentar tersebut muncul setelah pasukan AS menyerang lebih dari 80 target Iran sebagai balasan atas serangan Teheran terhadap kapal-kapal komersial di Selat Hormuz. Pihak Iran tidak menunjukkan tanda-tanda akan mundur, dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengklaim telah meluncurkan operasi gabungan rudal dan drone yang menargetkan 85 fasilitas militer AS.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Militer Iran juga memperingatkan bahwa setiap lokasi yang memungkinkan serangan AS terhadap wilayah Iran akan menjadi "target yang sah". Seorang pejabat komite keamanan nasional parlemen Iran menyatakan melalui media sosial bahwa Washington harus "mengakui tatanan baru Iran di Selat Hormuz" sebagai satu-satunya jalan ke depan.

Eskalasi ketegangan ini berdampak langsung pada pasar komoditas. Harga minyak mentah Brent naik 4,3% menjadi $77,37 per barel, dan WTI menguat 4,2% menjadi $73,38 per barel, keduanya sedikit turun dari level tertinggi sesi tersebut. Sebaliknya, harga emas berbalik arah dan turun, karena para investor lebih fokus pada pergerakan pasar yang didorong oleh harga minyak.

Back to latest news

LATEST