Story
Saham-saham Inggris ditutup sedikit lebih tinggi karena kenaikan sektor perbankan mengimbangi pelemahan sektor minyak.

Summary
Indeks acuan Inggris ditutup naik 0,15% pada hari Jumat, dengan kinerja yang kuat di saham perbankan dan pertambangan mengimbangi aksi jual di saham energi yang dipicu oleh penurunan harga minyak mentah.
Saham-saham Inggris mengakhiri pekan perdagangan dengan kenaikan moderat pada hari Jumat, karena kekuatan di sektor perbankan dan pertambangan membantu indeks acuan mengatasi tekanan dari penurunan saham energi.
Detail Penutupan Pasar
Pada penutupan perdagangan di London, indeks Investing.com United Kingdom 100 naik sebesar 0,15%, menurut data dari Investing.com. Kondisi pasar di Bursa Efek London positif, dengan 959 saham naik dibandingkan dengan 724 saham turun, sementara 562 saham tetap tidak berubah.
Kinerja Sektor dan Saham
Kenaikan dipimpin oleh sektor Otomotif & Suku Cadang, Pertambangan, dan Perbankan, yang memberikan dorongan utama bagi pasar secara keseluruhan. Kinerja sesi ditandai dengan perbedaan antara sektor-sektor siklikal ini dan saham energi, yang menghadapi hambatan dari penurunan harga komoditas.
Di antara saham-saham dengan kinerja terbaik di indeks tersebut adalah:
- WPP PLC (LON:WPP), yang naik 2,96%
- Pershing Square Holdings Ltd (LON:PSHP), bertambah 2,76%
- Standard Chartered PLC (LON:STAN), yang naik 2,48%
AdSebaliknya, penurunan harga minyak yang signifikan membebani saham-saham energi. Saham-saham yang mengalami penurunan terbesar pada sesi tersebut meliputi:
- BP PLC (LON:BP), yang turun 2,33%
- Hikma Pharmaceuticals PLC (LON:HIK), turun 2,15%
- Bunzl PLC (LON:BNZL), turun 1,86%
Komoditas dan Mata Uang
Di pasar komoditas, harga energi mengalami penurunan yang signifikan. Minyak mentah untuk pengiriman November turun 2,99% menjadi $91,78 per barel, sementara kontrak minyak Brent November turun 2,64% menjadi $103,79 per barel.
Sebaliknya, logam mulia mendapat dukungan, dengan Emas Berjangka untuk pengiriman Desember naik 0,72% menjadi $4.329,07 per ons troy. Di pasar valuta asing, pasangan GBP/USD sebagian besar tidak berubah, sementara Indeks Dolar AS Berjangka, yang melacak nilai dolar AS terhadap sekeranjang mata uang lainnya, turun 0,38%.