Story
Bursa Israel Melemah Tipis, Indeks TA 35 Turun 0,06%

Indeks saham acuan Israel, TA 35, ditutup dengan pelemahan tipis sebesar 0,06% pada akhir perdagangan hari Rabu. Pelemahan ini terutama didorong oleh kerugian yang tercatat di sektor real estat, teknologi, dan asuransi.
Ringkasan Penutupan Pasar
Menurut data dari Bursa Efek Tel Aviv, sentimen pasar secara keseluruhan cenderung negatif. Jumlah saham yang mengalami penurunan mencapai 299, melampaui jumlah saham yang berhasil menguat sebanyak 170, sementara 90 saham lainnya tidak menunjukkan perubahan harga.
Tekanan jual pada sektor-sektor kunci menjadi faktor utama di balik kinerja negatif indeks, meskipun penurunannya sangat marginal. Hal ini mengindikasikan adanya kehati-hatian di kalangan investor di tengah dinamika pasar saat ini.
Kinerja Saham Individual
Beberapa saham berhasil melawan tren pelemahan pasar dan mencatatkan kenaikan signifikan. Di sisi lain, beberapa saham berkapitalisasi besar menjadi pemberat utama indeks.
Ad- Pencetak Kenaikan Tertinggi:
- Strauss Group (TASE:STRS): Naik 2,74% ke level 11.620,00.
- Navitas Petroleum LP Unit (TASE:NVPTp): Menguat 2,17% menjadi 12.700,00.
- OPC Energy Ltd (TASE:OPCE): Bertambah 2,12% dan ditutup di 10.130,00.
- Pencetak Penurunan Terdalam:
- Ormat Technologies (TASE:ORA): Anjlok 5,82% ke level 30.610,00.
- Tel Aviv Stock Exchange (TASE:TASE): Turun 2,04% menjadi 13.450,00.
- Azrieli Group Ltd (TASE:AZRG): Melemah 1,83% dan berakhir di 39.260,00.
Konteks Pasar Komoditas dan Valas
Di pasar komoditas, harga minyak mentah menunjukkan kenaikan. Minyak mentah untuk pengiriman Oktober naik 3,45% menjadi $96,24 per barel, sementara minyak Brent untuk pengiriman November naik 3,28% menjadi $101,13 per barel. Kontrak berjangka Emas untuk bulan Desember juga menguat 0,57% ke level $4.464,37 per troy ounce.
Di pasar valuta asing, pasangan USD/ILS relatif stabil di 3,02, sementara EUR/ILS naik 0,28% ke 3,52. Indeks Dolar AS Berjangka tercatat turun 0,15% menjadi 98,64.