Story

Bursa Saham AS Melemah, Nasdaq Pimpin Penurunan Terseret Sektor Teknologi

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 13, 20261 min read
Bursa Saham AS Melemah, Nasdaq Pimpin Penurunan Terseret Sektor Teknologi
Text size
Background

Bursa saham Amerika Serikat mengakhiri sesi perdagangan hari Senin di zona merah, tertekan oleh pelemahan di sektor Teknologi, Industri, dan Barang Konsumen. Indeks teknologi Nasdaq Composite memimpin penurunan, sementara Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 juga mencatat kerugian.

Rangkuman Pasar

Pada penutupan perdagangan di Bursa Efek New York (NYSE), tiga indeks acuan utama AS mencatatkan kinerja negatif. Data Investing.com menunjukkan rincian sebagai berikut:

  • Dow Jones Industrial Average turun 0,26%.
  • S&P 500 terkoreksi sebesar 0,79%.
  • NASDAQ Composite anjlok 1,55%, mencerminkan tekanan jual yang signifikan pada saham-saham teknologi.

Data pasar menunjukkan bahwa jumlah saham yang melemah melampaui yang menguat. Di NYSE, 1.528 saham turun berbanding 1.191 yang naik, sementara di Nasdaq, 2.127 saham turun dan 1.283 saham menguat.

Saham Penggerak Utama

Sample IUX Markets – In-articleAd

Tekanan jual pada saham-saham teknologi besar menjadi pendorong utama pelemahan pasar. Saham NVIDIA Corporation (NVDA) turun 3,52%, sementara Oracle Corporation (ORCL) dan Intel Corporation (INTC) masing-masing anjlok 6,36% dan 6,15%.

Di sisi lain, beberapa saham di indeks Dow Jones berhasil melawan tren pelemahan. Salesforce Inc (CRM) menjadi salah satu yang berkinerja terbaik dengan kenaikan 4,80%, diikuti oleh raksasa energi Chevron Corp (CVX) yang menguat 3,29% dan Visa Inc (V) yang naik 2,52%.

Volatilitas Meningkat, Komoditas Bergerak Liar

Kekhawatiran investor tercermin dari lonjakan Indeks Volatilitas CBOE (VIX), yang sering disebut sebagai "indeks ketakutan" pasar. VIX melonjak 14,11% ke level 17,15, mengindikasikan peningkatan ekspektasi volatilitas di pasar saham.

Di pasar komoditas, pergerakan harga sangat kontras. Harga minyak mentah melonjak tajam, dengan WTI untuk pengiriman Agustus naik 9,56% menjadi $78,24 per barel. Sebaliknya, harga emas berjangka untuk pengiriman Agustus turun signifikan sebesar 2,61% ke level $4.006,50 per troy ounce. Sementara itu, Indeks Dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap mata uang utama lainnya, tercatat menguat 0,36%.

Back to latest news

LATEST