Story

Harga Kedelai Melemah Seiring Prakiraan Hujan di Midwest AS

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Aug 4, 20261 min read
Harga Kedelai Melemah Seiring Prakiraan Hujan di Midwest AS

Summary

Kontrak berjangka kedelai turun karena pelaku pasar mengantisipasi peningkatan curah hujan di wilayah Midwest AS yang dapat memperbaiki kondisi tanaman. Namun, permintaan ekspor yang kuat dan gangguan pasokan di Argentina membatasi penurunan harga.

Text size
Background

Harga kontrak berjangka kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) melemah pada hari Selasa, karena para pelaku pasar mengantisipasi perbaikan curah hujan di seluruh wilayah Midwest Amerika Serikat. Kondisi cuaca yang lebih baik dapat meningkatkan prospek hasil panen dan menambah pasokan global.

Rincian Pergerakan Harga

Berdasarkan laporan dari Investing.com, harga kedelai berjangka turun antara 11 hingga 14 sen per gantang (*bushel*). Kontrak kedelai CBOT untuk pengiriman bulan November terakhir diperdagangkan turun 13 sen pada harga $11,79-1/4 per gantang.

Penurunan ini terjadi meskipun peringkat kondisi tanaman kedelai AS tidak berubah pada minggu ini. Sebelumnya, peringkat tersebut sempat mencatat penurunan yang lebih besar dari perkiraan dan saat ini berada pada level terendah untuk periode tanam ini dalam tiga tahun terakhir.

Faktor Penopang dan Penekan

Sample IUX Markets – In-articleAd

Di tengah tekanan dari prakiraan cuaca, beberapa faktor memberikan penopang yang membatasi penurunan harga lebih lanjut. Permintaan ekspor yang kuat menjadi salah satu sentimen positif bagi pasar.

  • Penjualan ke Tiongkok: Departemen Pertanian AS (USDA) mengonfirmasi penjualan ekspor sebanyak 132.000 metrik ton kedelai AS ke Tiongkok.
  • Gangguan di Argentina: Aksi mogok kerja oleh pekerja maritim di Argentina telah memblokir kapal-kapal untuk masuk dan keluar dari pelabuhan biji-bijian, menurut kamar dagang eksportir dan pengolahan CIARA-CEC. Gangguan pasokan dari salah satu produsen utama dunia ini turut menahan harga kedelai.

Bagi investor, dinamika antara prakiraan cuaca di AS dan gangguan pasokan di Amerika Selatan akan menjadi fokus utama yang memengaruhi pergerakan harga kedelai dalam jangka pendek.

Back to latest news

LATEST