Story

Harga Perak Melonjak di Tengah Eskalasi Geopolitik dan Harapan Suku Bunga The Fed

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Aug 18, 20262 min read
Harga Perak Melonjak di Tengah Eskalasi Geopolitik dan Harapan Suku Bunga The Fed

Summary

Harga perak spot menguat tajam lebih dari 3% karena investor beralih ke aset aman di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik AS-Iran dan spekulasi pelonggaran kebijakan moneter The Fed.

Text size
Background

Harga perak spot terhadap dolar AS (XAG/USD) melonjak +3,1% dalam sesi perdagangan hari Selasa, didorong oleh peningkatan tajam risiko geopolitik dan perubahan ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter Federal Reserve.

Sentimen penghindaran risiko (risk-off) di pasar ekuitas, di mana indeks utama AS melemah, turut mendorong investor untuk mencari perlindungan pada aset aman (safe haven) seperti logam mulia.

Pemicu Utama: Geopolitik dan Kebijakan Moneter

Pendorong utama reli perak adalah meningkatnya ketidakpastian geopolitik setelah perjanjian diplomatik 60 hari antara AS dan Iran berakhir pada hari Senin tanpa adanya kesepakatan alternatif. Situasi ini memicu kekhawatiran di pasar, yang tercermin dari kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi pemerintah AS (Treasury). Dalam kondisi seperti ini, investor cenderung beralih ke logam mulia sebagai aset penyimpan nilai yang defensif.

Faktor pendorong kedua datang dari ekspektasi kebijakan The Fed. Pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada bulan September hanya sekitar satu banding tiga, turun dari hampir 50% sebelum rilis data ekonomi terbaru. Investor saat ini menantikan notulen rapat FOMC dan pidato Pimpinan The Fed di simposium Jackson Hole untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan.

Dinamika Permintaan dan Penawaran

Sample IUX Markets – In-articleAd

Kenaikan harga perak juga didukung oleh fundamental pasar yang kuat. Menurut para analis, beberapa faktor struktural yang menopang harga antara lain:

  • Permintaan Industri dan Ritel: Permintaan yang solid dari sektor industri dan investor ritel terus berlanjut.
  • Pasokan Terbatas: Kombinasi pasokan yang terbatas dengan permintaan yang meningkat menciptakan tekanan kenaikan pada harga.
  • Arus ke Asia: Kenaikan premi di pasar Asia mendorong aliran perak dari belahan dunia lain ke kawasan tersebut, yang menjadi faktor bullish untuk kuotasi XAG/USD.

Dampak Pasar dan Prospek

Kenaikan harga perak terjadi bersamaan dengan pelemahan di pasar saham AS. Indeks S&P 500 turun 0,6%, Nasdaq Composite anjlok 1,3%, dan Dow Jones Industrial Average melemah tipis 0,1%, mengonfirmasi adanya rotasi modal dari aset berisiko.

Ke depan, risiko inflasi tetap menjadi faktor penghambat (headwind) bagi perak. Namun, prospek perlambatan ekonomi justru dapat meningkatkan permintaan investasi untuk logam mulia ini. Dinamika tersebut membuat perak tetap menjadi fokus bagi para pelaku pasar yang menavigasi lanskap makroekonomi yang penuh ketidakpastian.

Back to latest news

LATEST