Story

Regulator China Beri Lampu Hijau untuk IPO Shein di Hong Kong

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 10, 20262 min read
Regulator China Beri Lampu Hijau untuk IPO Shein di Hong Kong

Summary

Raksasa fesyen cepat Shein akhirnya mendapatkan persetujuan dari regulator sekuritas China untuk melangsungkan penawaran umum perdana (IPO) di Hong Kong, setelah upaya pencatatan saham di New York dan London gagal.

Text size
Background

Raksasa *fast-fashion* Shein telah menerima persetujuan dari regulator sekuritas China untuk melakukan penawaran umum perdana (IPO) di Hong Kong. Pengumuman yang dirilis di situs web China Securities Regulatory Commission (CSRC) pada hari Jumat ini membuka jalan bagi pencatatan saham yang telah lama ditunggu-tunggu setelah upaya sebelumnya di New York dan London gagal.

Jalan Panjang Menuju IPO

Shein telah menunggu persetujuan dari Beijing selama setahun untuk IPO-nya, sebuah proses yang menurut sebuah sumber harus disetujui oleh petinggi Partai Komunis China. Persetujuan ini merupakan langkah krusial setelah perusahaan menghadapi hambatan signifikan di pasar Barat.

Perusahaan pertama kali mengajukan IPO di Amerika Serikat pada November 2023 namun menghadapi penolakan dari anggota parlemen dan regulator. Setelah upaya di AS terhenti, Shein beralih ke London, namun persetujuan dari CSRC tetap menjadi kendala utama hingga saat ini.

Meskipun Shein memindahkan kantor pusatnya ke Singapura pada tahun 2022, perusahaan tetap tunduk pada aturan IPO China karena sebagian besar produksinya berasal dari jaringan pemasok di negara tersebut. Aturan baru yang diberlakukan CSRC pada tahun 2023 memberinya wewenang untuk meninjau dan memblokir penawaran di luar negeri yang dianggap dapat mengancam kepentingan nasional.

Valuasi dan Dampak Pasar

Menurut sumber yang mengetahui masalah ini, Shein kemungkinan akan menargetkan valuasi sebesar $40 miliar hingga $50 miliar dalam IPO-nya. Angka ini berada di bawah valuasi pada putaran pendanaan swasta terakhirnya sebesar $66 miliar pada Mei 2023.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Sebagai perbandingan, valuasi target tersebut akan membuat Shein bernilai dua kali lipat dari H&M (sekitar $24 miliar), tetapi masih jauh di bawah pesaing utamanya, PDD Holdings (induk perusahaan Temu), yang memiliki kapitalisasi pasar $117 miliar.

Pencatatan saham Shein akan menjadi angin segar bagi bursa Hong Kong, yang telah bangkit kembali sebagai salah satu tujuan IPO utama secara global tahun ini. Menurut data publik, CSRC telah menyetujui lebih dari 180 IPO lainnya dalam 12 bulan terakhir, yang turut mendorong pasar modal ekuitas di kota tersebut.

Latar Belakang Tantangan

Didirikan oleh Sky Xu pada tahun 2012, Shein telah berkembang pesat dengan menjual produk fesyen berharga sangat murah di sekitar 150 negara. Namun, model bisnisnya telah menuai kritik tajam di berbagai negara.

Perusahaan menghadapi sorotan atas berbagai isu, termasuk kondisi kerja yang buruk di pabrik pemasoknya di China, dampak lingkungan dari *fast fashion*, dan praktik persaingan yang dianggap merugikan peritel domestik. Selain itu, Shein juga terperangkap di tengah ketegangan geopolitik antara AS dan China, yang mempersulit jalannya untuk menjadi perusahaan publik.

Back to latest news

LATEST