Story
Senator AS Desak Wall Street Tolak Akses Awal Berbayar ke Postingan Trump

Summary
Seorang senator senior AS mendesak bank dan perusahaan pialang untuk menolak produk baru yang menawarkan akses data lebih cepat ke postingan Truth Social, dengan alasan adanya "asimetri informasi" yang meresahkan.
Seorang senator senior Partai Demokrat AS pada hari Selasa mendesak bank-bank dan perusahaan pialang untuk menolak produk baru yang menawarkan akses awal ke postingan di platform Truth Social milik Presiden Donald Trump. Senator tersebut memperingatkan bahwa layanan ini menciptakan "bentuk asimetri informasi yang sangat meresahkan" terkait kebijakan pemerintah.
Peringatan Mengenai 'Asimetri Informasi'
Senator Mark Warner, anggota senior Komite Intelijen Senat, mengirimkan surat kepada para pemimpin enam grup perdagangan industri keuangan utama. Dalam suratnya, ia mendesak mereka untuk secara terbuka menolak pengaturan yang memungkinkan Trump mendapat keuntungan pribadi dari pengumuman kebijakan pemerintah yang berpotensi menggerakkan pasar.
"Saya mendesak Anda untuk menegaskan bahwa industri jasa keuangan tidak akan melegitimasi pengaturan yang menjual akses istimewa ke komunikasi presidensial yang dapat menggerakkan pasar, terutama untuk keuntungan finansial pribadi presiden," tulis Warner, yang juga merupakan anggota Komite Perbankan Senat.
Detail Produk dan Implikasi Pasar
Produk yang dimaksud, bernama "Truth API", merupakan umpan data berlisensi dan berbayar yang diluncurkan oleh Trump Media & Technology Group (TMTG) awal bulan ini. Layanan ini menjanjikan akses "tercepat" kepada bank dan firma perdagangan terhadap postingan dari akun-akun berpengaruh di Truth Social, termasuk akun Trump.
AdPostingan Trump sering kali terbukti dapat mempengaruhi pasar global secara signifikan. Menurut laporan Reuters yang mengutip sumber, TMTG telah membahas penetapan harga untuk akses premium ini dengan nilai mencapai $100.000 per bulan. Perusahaan juga dilaporkan menawarkan tarif diskon sebesar $60.000 per bulan bagi perusahaan yang mendaftar untuk kontrak tiga tahun.
Konteks Etika dan Regulasi
Secara umum, platform teknologi diizinkan untuk menawarkan akses data lebih awal kepada klien, meskipun hal itu dapat merugikan sebagian pelaku pasar. Namun, beberapa pakar etika menilai situasi ini tidak biasa karena postingan Trump dianggap sebagai informasi pemerintah, bukan sekadar data platform biasa.
Hingga saat ini, juru bicara untuk grup-grup perdagangan yang dihubungi—termasuk Securities Industry and Financial Markets Association dan American Bankers Association—tidak menanggapi permintaan komentar. Gedung Putih mengarahkan permintaan komentar ke TMTG, yang juga tidak memberikan tanggapan.