Story
Indeks Tadawul Arab Saudi Melemah 0,80%, Sentuh Level Terendah dalam 3 Bulan

Summary
Indeks saham acuan Arab Saudi, Tadawul All Share, ditutup turun 0,80% pada perdagangan Selasa, mencapai level terendah dalam tiga bulan terakhir akibat tekanan dari sektor Jasa Keuangan dan Transportasi.
Indeks saham acuan Arab Saudi, Tadawul All Share, mengalami pelemahan pada penutupan perdagangan Selasa, terkoreksi sebesar 0,80% dan mencapai level terendah baru dalam tiga bulan. Penurunan ini terutama didorong oleh kerugian di sektor Jasa Keuangan, Transportasi, dan Investasi Industri.
Kinerja Pasar
Berdasarkan data dari Bursa Efek Arab Saudi, sentimen pasar secara keseluruhan cenderung negatif. Saham-saham yang mengalami penurunan mengungguli saham yang naik dengan perbandingan 227 banding 92, sementara 19 saham lainnya ditutup tidak berubah.
Tekanan jual terkonsentrasi pada beberapa sektor utama. Sektor Jasa Keuangan menjadi salah satu penekan utama indeks, diikuti oleh sektor Transportasi dan Investasi Industri yang juga mencatatkan kinerja negatif.
Saham Penggerak Utama
Di tengah pelemahan pasar secara umum, beberapa saham berhasil mencatatkan kenaikan signifikan. Sebaliknya, sejumlah saham berkapitalisasi besar mengalami koreksi tajam.
Saham dengan Kenaikan Tertinggi
Ad- Red Sea Housing Services Company (4230): Naik 9,96% menjadi 27,28.
- Arabian Company for Agricultural and Industrial Investment (2287): Menguat 9,95% ke level 28,96.
- Saudi Real Estate Co. (4020): Terdorong 8,45% dan berakhir di 17,07.
Saham dengan Penurunan Terdalam
- MBC Group CJSC (4072): Turun 4,35% menjadi 21,10.
- Banque Saudi Fransi (1050): Melemah 3,85% ke level 19,00.
- Umm Al Qura for Development and Construction (4325): Terkoreksi 3,77% dan ditutup pada 17,10.
Konteks Komoditas dan Valuta Asing
Pelemahan di pasar saham kontras dengan pergerakan di pasar komoditas, di mana harga minyak mentah menunjukkan penguatan. Minyak mentah WTI untuk pengiriman Agustus naik 3,01% menjadi $80,49 per barel, sementara minyak Brent untuk pengiriman September melonjak 4,18% ke $86,78 per barel. Harga emas berjangka juga naik 2,36% menjadi $4.100,12 per troy ons.
Di pasar valuta asing, pasangan USD/SAR relatif stabil di level 3,76. Sementara itu, Indeks Dolar AS Berjangka, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang mata uang utama, turun 0,61% menjadi 100,42.