Story
Saham Banco Santander Melonjak Berkat Laba Semester I yang Cetak Rekor

Saham Banco Santander (SAN) melonjak 2,2% menjadi €12,149 dalam perdagangan pagi setelah raksasa perbankan Spanyol tersebut merilis laporan keuangan semester pertama 2026 yang disebut sebagai yang terbaik dalam sejarah perusahaan.
Kinerja Keuangan Melampaui Ekspektasi
Menurut laporan resminya, Banco Santander membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan sebesar €8,973 miliar untuk enam bulan pertama tahun 2026, sebuah lompatan 31% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini sebagian didukung oleh keuntungan satu kali dari penjualan anak usahanya di Polandia.
Jika tidak memperhitungkan pos non-berulang tersebut, laba inti (underlying profit) grup mencapai rekor baru sebesar €7,328 miliar, atau naik sekitar 15% secara tahunan (YoY). Untuk kuartal kedua saja, metrik penting pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) mencapai €11,69 miliar, melampaui konsensus analis sebesar €11,45 miliar, yang menjadi sinyal positif bagi investor.
Prospek Cerah dan Kepercayaan Investor
Kepercayaan pasar semakin diperkuat oleh pernyataan CEO Ana Botín yang mengonfirmasi kembali target setahun penuh untuk 2026. Manajemen optimistis dapat melampaui laba tahun sebelumnya dan akan melanjutkan program pembelian kembali saham (share buyback) senilai €6,9 miliar.
AdSentimen positif ini juga didukung oleh kenaikan target harga saham Santander yang baru-baru ini dikeluarkan oleh RBC Capital dan Deutsche Bank menjelang rilis laporan keuangan. Hal ini menunjukkan ekspektasi yang sudah terbentuk di kalangan analis.
Konteks Pasar dan Potensi Risiko
Kenaikan saham Santander terjadi di tengah kondisi pasar Eropa yang lebih lemah, dengan indeks acuan STOXX 600 yang cenderung turun. Kinerja Santander yang menonjol ini menunjukkan bahwa investor merespons secara spesifik terhadap kekuatan fundamental perusahaan, bukan sentimen pasar secara umum.
Satu-satunya catatan yang menjadi perhatian dalam laporan tersebut adalah kenaikan provisi kerugian kredit sebesar 13% YoY menjadi sekitar €3,35 miliar. Namun, kombinasi dari profitabilitas rekor, NII yang solid, dan panduan yang optimistis terbukti lebih dominan dalam mendorong harga saham mendekati level tertinggi 52-minggunya di €12,594.