Story
Samsung Luncurkan Kartu Kredit di AS Bersama Barclays, Perkuat Ambisi Jasa Keuangan

Summary
Samsung Electronics bekerja sama dengan Barclays untuk meluncurkan Samsung Galaxy Card di AS, kartu kredit co-branded pertamanya yang menandai ekspansi signifikan ke dalam layanan keuangan dan persaingan langsung dengan Apple.
Samsung Electronics telah meluncurkan kartu kredit co-branded pertamanya di Amerika Serikat bekerja sama dengan Barclays. Langkah ini memperdalam penetrasi raksasa teknologi tersebut ke dalam sektor jasa keuangan dan mengisyaratkan ambisi untuk memperluas penawarannya di masa depan.
Detail Peluncuran dan Kemitraan
Kartu kredit yang diberi nama Samsung Galaxy Card ini diterbitkan oleh Barclays dan beroperasi di jaringan Visa. Seluruh proses, mulai dari pengajuan, pengelolaan akun, pelacakan pengeluaran, hingga penukaran poin imbalan (rewards), dapat dilakukan sepenuhnya secara digital melalui aplikasi Samsung Wallet.
Menurut pengumuman tersebut, kartu ini menawarkan sejumlah keuntungan bagi penggunanya, termasuk:
- Uang kembali 5% untuk setiap pembelian produk Samsung.
- Imbalan tambahan untuk transaksi yang menggunakan Samsung Pay dan kategori pengeluaran lainnya.
Langkah ini menempatkan Samsung dalam persaingan yang lebih langsung dengan Apple, yang layanan Apple Pay-nya mendominasi pasar pembayaran digital di AS.
Konteks Pasar dan Implikasi
AdPeluncuran ini terjadi di tengah tren di mana perusahaan teknologi dan perbankan berlomba untuk mengintegrasikan dompet digital dengan produk keuangan. Tujuannya adalah menjadikan ponsel pintar sebagai perangkat utama untuk pembayaran dan pengelolaan keuangan.
Doug Villone, Head of Cards and Partnerships di Barclays US Consumer Bank, menyatakan bahwa kartu digital ini dirancang untuk menciptakan pengalaman pembayaran yang lebih mulus. Ia menyoroti pergeseran perilaku konsumen yang semakin banyak mengelola keuangan melalui perangkat seluler ketimbang dompet fisik.
Strategi Jangka Panjang Samsung dan Barclays
Kemitraan ini dipandang sebagai langkah strategis dan jangka panjang oleh kedua belah pihak. Sih Lee, Executive Vice President dan Head of North America Fintech Business di Samsung Electronics, menekankan jangkauan pasar Samsung yang luas, di mana 70% rumah tangga di AS memiliki perangkat Samsung.
"Meskipun kami belum merencanakan semuanya hari ini, kami berniat untuk berkolaborasi dan mengeksplorasi semua kemungkinan produk dan kapabilitas yang berbeda," kata Lee, mengisyaratkan ambisi perusahaan untuk berekspansi di luar produk kartu kredit.
Barclays, yang juga sedang memperluas bisnis konsumennya di AS, mengamini potensi kerja sama yang lebih luas. Bank tersebut sebelumnya telah mengakuisisi bisnis kartu kredit General Motors pada tahun 2024 untuk memperluas jejak bisnis kartunya di negara tersebut.