Story
Proyek Kripto Sam Altman, World, Raih Pendanaan $52,5 Juta dari Penjualan Token

World Foundation, organisasi nirlaba independen di balik proyek identitas digital World yang didirikan bersama oleh CEO OpenAI Sam Altman, telah menggalang dana awal sebesar $52,5 juta. Pendanaan ini diperoleh melalui penjualan token dengan periode penguncian satu tahun kepada para investor strategis.
Detail Pendanaan
Putaran pendanaan ini dipimpin oleh Pantera Capital, dengan partisipasi dari investor terkemuka lainnya termasuk Bain Capital Crypto, Eightco Holdings, Selini Capital, dan Susquehanna Crypto. Menurut World Foundation, token WLD yang dijual kepada para investor ini akan tunduk pada periode penguncian selama 12 bulan.
Dana segar ini akan dialokasikan untuk memperluas adopsi teknologi World ID secara global, menargetkan organisasi, konsumen, dan agen kecerdasan buatan (AI) mereka. Langkah ini diambil seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan verifikasi identitas di era digital yang didominasi oleh AI.
Konteks 'Proof of Human'
Proyek yang sebelumnya dikenal sebagai Worldcoin hingga tahun 2024 ini, bertujuan untuk membangun jaringan identitas dan keuangan digital terdesentralisasi. Teknologi intinya menggunakan perangkat pemindai iris mata berbentuk bola yang disebut "Orb" untuk memberikan identitas digital (World ID) dan token kripto WLD kepada pengguna yang terverifikasi sebagai manusia unik.
Ad"Kebutuhan akan 'Proof of Human' (Bukti Kemanusiaan) menjadi semakin jelas dengan percepatan pengembangan AI," kata Cosmo Jiang, General Partner di Pantera Capital. World Foundation berpendapat bahwa tanpa teknologi semacam ini, model periklanan akan kesulitan memvalidasi data, aplikasi kencan dapat dibanjiri profil palsu, dan sistem pemungutan suara menjadi lebih rentan terhadap manipulasi.
Pertumbuhan Jaringan dan Tantangan
Hingga saat ini, World Foundation melaporkan bahwa lebih dari 39 juta orang telah bergabung dengan World Network, dengan lebih dari 18 juta di antaranya telah diverifikasi oleh Orb. Jaringan ini juga telah memfasilitasi lebih dari 475 juta pembuktian World ID sejak diluncurkan.
Meskipun pertumbuhan pengguna signifikan, proyek ini juga menghadapi pengawasan ketat dan larangan sementara di beberapa negara. Kekhawatiran utama yang diangkat oleh regulator adalah terkait risiko privasi dalam pengumpulan data biometrik sensitif seperti pemindaian iris mata.