Story

Saham Saia Melonjak Setelah Peringkat Dinaikkan oleh BofA Securities

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 13, 20262 min read
Saham Saia Melonjak Setelah Peringkat Dinaikkan oleh BofA Securities
Text size
Background

Saham Saia (NASDAQ: SAIA) melonjak 3,7% dalam perdagangan pra-pembukaan setelah BofA Securities menaikkan peringkat perusahaan angkutan *less-than-truckload* (LTL) tersebut dari Netral menjadi Beli. Dalam catatannya, BofA menetapkan target harga baru sebesar $502, naik dari target sebelumnya $499.

Sentimen Analis Menguat

Langkah BofA menambah serangkaian tindakan positif dari analis Wall Street dalam beberapa minggu terakhir, yang menandakan meningkatnya keyakinan terhadap prospek Saia. Aksi ini mengikuti jejak analis lain yang juga optimistis:

  • Citigroup: Menaikkan peringkat menjadi Beli pada 9 Juli dengan target harga $488.
  • UBS: Mempertahankan peringkat Beli dengan target harga $527.
  • Evercore ISI: Menaikkan peringkat menjadi Outperform pada 1 Juli dengan target harga $493.

Dengan pembaruan dari BofA, konsensus analis untuk Saia kini terdiri dari 11 peringkat Beli, 8 Tahan (Hold), dan 2 Jual (Sell), yang mencerminkan pandangan pasar yang semakin membaik.

Didukung Kinerja Fundamental yang Solid

Sample IUX Markets – In-articleAd

Optimisme para analis didasarkan pada data fundamental yang kuat. Pada kuartal pertama (Q1) 2026, Saia berhasil melampaui estimasi laba dan pendapatan, dengan melaporkan laba per saham (EPS) terdilusi sebesar $1,86 dibandingkan konsensus $1,82. Pendapatan mencapai $806,2 juta, melampaui ekspektasi sekitar 2,2%.

Data operasional LTL untuk bulan April dan Mei semakin mendukung tesis bullish ini. Tonase per hari kerja masing-masing naik 6,9% dan 8,4% secara tahunan. Perusahaan juga mengisyaratkan ekspektasi untuk peningkatan marjin operasional sekuensial pertama dalam lebih dari dua tahun.

Konteks Pasar dan Prospek ke Depan

Kenaikan saham Saia juga didukung oleh kondisi pasar yang lebih luas, di mana indeks S&P 500 dan NASDAQ masing-masing menguat 0,4% dan 0,3%. Dengan harga perdagangan pra-pasar di level $436,46, saham ini masih berada di bawah level tertinggi 52 minggu di $494,71, menyisakan ruang untuk kenaikan lebih lanjut.

Investor akan mencermati laporan keuangan kuartal kedua (Q2) 2026 yang dijadwalkan pada 30 Juli mendatang. Hasil tersebut akan menjadi konfirmasi penting apakah tren perbaikan marjin yang diantisipasi oleh para analis dapat terwujud.

Back to latest news

LATEST