Story

Saham Qualcomm Melonjak Berkat Kesepakatan AI Senilai $60 Miliar dengan Amazon

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 15, 20261 min read
Saham Qualcomm Melonjak Berkat Kesepakatan AI Senilai $60 Miliar dengan Amazon
Text size
Background

Saham Qualcomm (NASDAQ:QCOM) mengalami kenaikan signifikan setelah mengumumkan kesepakatan kolaborasi strategis dengan Amazon Web Services (AWS). Perjanjian ini memungkinkan AWS untuk membeli chip pusat data AI dan produk terkait dari Qualcomm senilai hingga $60 miliar.

Detail Kesepakatan

Berdasarkan pengumuman pada 8 September, kesepakatan multi-generasi ini merupakan validasi besar bagi ambisi Qualcomm di pasar chip pusat data yang sangat kompetitif. Selain komitmen pembelian, perjanjian tersebut juga mencakup waran saham senilai $4 miliar.

Waran ini memberikan hak kepada Amazon untuk membeli saham Qualcomm dengan harga pelaksanaan $161,26 per saham. Langkah ini mengikat kedua raksasa teknologi tersebut dalam kemitraan jangka panjang yang berfokus pada pengembangan infrastruktur AI.

Reaksi Pasar dan Proyeksi Analis

Pasar merespons positif berita ini, dengan saham Qualcomm melonjak sebanyak 6,9% ke level $180,41 pada hari pengumuman. Sejak awal September, saham perusahaan tercatat telah naik 8,71%, dari $165,71 pada 1 September menjadi $180,15 pada 14 September.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Sentimen positif ini didukung oleh para analis Wall Street. RBC Capital menaikkan target harga saham QCOM menjadi $180 dari $160, sementara Piper Sandler memberikan peningkatan peringkat (upgrade) pada saham tersebut. Target harga rata-rata dari para analis kini berada di sekitar $194. Meskipun terjadi aksi ambil untung karena kekhawatiran dilusi dari waran, saham tersebut berhasil mempertahankan sebagian besar kenaikannya.

Konteks Strategis Qualcomm

Kesepakatan dengan AWS ini sejalan dengan target ambisius Qualcomm untuk mencapai pendapatan sebesar $15 miliar dari segmen pusat data pada tahun 2029. Perusahaan juga menyoroti pengembangan konektivitas optik 1,6 terabit dan peningkatan platform Snapdragon X2 Elite sebagai bagian dari ekspansinya.

Bagi investor, kemitraan ini menandakan langkah penting Qualcomm untuk mendiversifikasi bisnisnya di luar pasar ponsel pintar dan mengukuhkan posisinya sebagai pemain kunci dalam rantai pasok infrastruktur AI global. Keberhasilan mendapatkan AWS sebagai pelanggan utama memberikan kredibilitas dan potensi pendapatan yang substansial untuk teknologi pusat datanya.

Back to latest news

LATEST