Story
Poundsterling Stagnan, Dolar Abaikan Data Pekerjaan AS yang Melemah

Summary
Poundsterling diperdagangkan hampir datar pada hari Senin karena dolar AS tetap kuat, mengabaikan data pekerjaan yang lemah minggu lalu. Investor kini fokus pada risalah rapat Federal Reserve yang akan datang, yang diperkirakan akan bernada hawkish.
Poundsterling diperdagangkan hampir tidak berubah terhadap dolar AS pada hari Senin, sementara euro mengalami penurunan yang lebih tajam. Para investor memposisikan diri menjelang rilis risalah rapat Federal Reserve (The Fed) pada hari Rabu, yang diperkirakan oleh para analis akan menunjukkan sikap yang hawkish. Pada pukul 12:25 GMT, pasangan GBP/USD sedikit melemah ke 1,3348, sementara EUR/USD turun 0,17% menjadi 1,1417.
Dolar AS mendapatkan dukungan dari prospek suku bunga secara umum, bukan dari satu katalis tunggal. Data non-farm payrolls bulan Juni yang lebih lemah dari perkiraan pada minggu lalu gagal memberikan dampak negatif yang bertahan lama pada greenback. Pasar uang saat ini memperkirakan pengetatan kebijakan The Fed sekitar 31 basis poin tahun ini, yang masih konsisten dengan bias menuju suku bunga yang lebih tinggi. Menurut Chris Turner dari ING, The Fed "berkomitmen untuk memulihkan stabilitas harga" dan beberapa anggotanya mungkin melihat kenaikan suku bunga sebagai langkah selanjutnya.
Kelemahan sterling pada hari Senin tampaknya tidak didorong oleh fundamental domestik Inggris. Pound berada di dekat level tertinggi dalam dua minggu dan masih mendapat dukungan dari penutupan posisi jual (short position) yang sudah lama ada. Risiko politik di Inggris tetap menjadi faktor laten, dengan Andy Burnham diperkirakan akan menjabat sebagai Perdana Menteri pada 20 Juli. ING mencatat bahwa Bank of England kemungkinan tidak akan menaikkan suku bunga tahun ini, membuat sterling rentan terhadap pelemahan setelah transisi politik menjadi lebih jelas.
AdSementara itu, euro berkonsolidasi di atas level 1,1400 terhadap dolar. Beberapa pejabat European Central Bank (ECB) dijadwalkan akan berbicara minggu ini. Probabilitas kenaikan suku bunga ECB pada bulan September di pasar saat ini berada di bawah 50%. ING memperkirakan pasangan EUR/USD akan tetap berada di kisaran 1,13–1,14 hingga ada bukti yang lebih jelas bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga.