Story

Piper Sandler Naikkan Peringkat Halliburton dan Patterson-UTI di Tengah Prospek Darat AS yang Menguat

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 14, 20262 min read
Piper Sandler Naikkan Peringkat Halliburton dan Patterson-UTI di Tengah Prospek Darat AS yang Menguat

Summary

Perusahaan pialang Piper Sandler meningkatkan rekomendasi saham Halliburton dan Patterson-UTI menjadi Overweight, mengantisipasi kinerja kuartal kedua yang kuat didorong oleh membaiknya aktivitas pengeboran darat di AS.

Text size
Background

Piper Sandler pada hari Selasa menaikkan peringkat saham untuk Halliburton (HAL) dan Patterson-UTI Energy (PTEN) menjadi Overweight dari sebelumnya Netral. Langkah ini diambil di tengah ekspektasi membaiknya aktivitas pengeboran darat di Amerika Serikat dan prospek keamanan energi jangka panjang yang lebih kuat, yang dinilai menciptakan titik masuk yang menarik bagi investor menjelang rilis laporan pendapatan kuartal kedua.

Alasan di Balik Peningkatan Peringkat

Menurut analisis Piper Sandler, sektor jasa ladang minyak (OFS) saat ini berada dalam kondisi "limbo" akibat volatilitas harga minyak mentah. Meskipun ada ketidakpastian jangka pendek yang dipicu oleh tensi geopolitik, perusahaan pialang tersebut melihat adanya fundamental yang menguat untuk aktivitas di daratan AS.

Peningkatan aktivitas pengeboran, naiknya utilisasi rekahan hidrolik (*frac*), dan harga yang lebih kuat diperkirakan akan mendukung revisi pendapatan ke atas. Piper Sandler menyoroti beberapa perusahaan yang paling mungkin melaporkan kinerja yang melampaui estimasi dan menaikkan panduan (*beat-and-raise*), antara lain:

  • Halliburton
  • Patterson-UTI
  • Liberty Energy
  • ProPetro

Untuk Halliburton secara spesifik, Piper Sandler juga menunjuk kepemilikan saham di VoltaGrid dan kemenangan kontrak internasional baru-baru ini sebagai pendorong pertumbuhan jangka panjang tambahan.

Konteks Volatilitas Pasar Minyak

Sample IUX Markets – In-articleAd

Sektor jasa ladang minyak menghadapi sentimen investor yang berhati-hati setelah harga minyak mentah melonjak di atas $110 per barel selama konflik AS-Israel-Iran, sebelum akhirnya turun ke sekitar $70 per barel setelah gencatan senjata pada bulan Juni. Ketegangan baru di sekitar Selat Hormuz telah mendorong harga kembali mendekati $75 per barel.

Volatilitas ini membuat investor waspada terhadap sisa tahun 2026. Namun, menurut Piper Sandler, kondisi ini justru mendukung pandangan yang lebih konstruktif untuk tahun 2027 dan 2028, seiring dengan meningkatnya fokus pada keamanan pasokan energi.

Pandangan Terhadap Perusahaan Lain

Di sisi lain, Piper Sandler menjadi lebih berhati-hati terhadap Weatherford International dan Flowco. Perusahaan tersebut mengutip risiko terhadap estimasi tahun 2026 yang berasal dari gangguan berkelanjutan di Timur Tengah untuk Weatherford, dan biaya operasional yang lebih tinggi untuk Flowco.

Meski demikian, Piper Sandler mempertahankan pandangan positif jangka panjang untuk jasa lepas pantai (*offshore*). Mereka mengantisipasi gelombang peningkatan anjungan pengeboran yang akan datang dan investasi yang lebih kuat di sektor gas alam cair (LNG) akan mendukung segmen ini selama beberapa tahun ke depan.

Back to latest news

LATEST