Story

Pentagon: AS Mampu Pertahankan Blokade Laut terhadap Iran Tanpa Batas Waktu

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Aug 13, 20262 min read
Pentagon: AS Mampu Pertahankan Blokade Laut terhadap Iran Tanpa Batas Waktu

Summary

Menteri Pertahanan AS menyatakan militer memiliki sumber daya yang cukup untuk melanjutkan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran tanpa batas waktu, mengisyaratkan tekanan ekonomi yang berkelanjutan di tengah konflik yang sedang berlangsung.

Text size
Background

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyatakan bahwa militer Amerika Serikat memiliki aset yang cukup untuk mempertahankan blokade laut terhadap Iran untuk jangka waktu yang tidak terbatas. Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa tekanan ekonomi terhadap Teheran akan terus berlanjut di tengah upaya negosiasi yang sejauh ini belum berhasil mengakhiri konflik.

Kemampuan Operasional AS

Berbicara kepada wartawan di Panama pada hari Kamis, Hegseth menegaskan kemampuan Angkatan Laut AS untuk menjaga blokade secara berkelanjutan. "Tanpa batas waktu, Angkatan Laut Amerika Serikat dapat mempertahankan blokade seperti itu karena kami akan merotasi kapal masuk dan keluar, seperti yang telah kami lakukan, dan kami akan terus melakukannya," katanya, menurut laporan Reuters.

Pernyataan Hegseth ini memperkuat komentar Presiden Donald Trump sehari sebelumnya. Melalui platform Truth Social, Trump menulis, "AS memiliki kendali total atas Selat Hormuz... Blokade Laut kami disebut, oleh semua orang, 'DINDING BAJA,' dan tidak ada yang bisa dilakukan Iran tentang itu."

Konteks Konflik dan Dampak Pasar

Konflik saat ini dimulai dengan serangan AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari, yang mendorong Teheran untuk secara efektif menutup Selat Hormuz. Jalur air strategis ini sebelumnya merupakan rute pengiriman bagi sekitar seperlima dari pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) dunia, sehingga penutupannya berdampak signifikan terhadap pasar energi global.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Sebagai respons, Washington memberlakukan blokade laut terhadap pelayaran dan pelabuhan Iran, sambil menyatakan akan melindungi kebebasan navigasi untuk kapal-kapal yang menuju pelabuhan non-Iran. AS telah mengerahkan puluhan ribu tentara dan lebih dari 20 kapal perang ke Timur Tengah sejak konflik dimulai untuk menegakkan blokade tersebut.

Penegakan Blokade di Lapangan

Militer AS secara aktif telah menegakkan blokade tersebut dan melaporkan beberapa insiden sejak dimulai. Rincian operasi yang diungkapkan meliputi:

  • Lebih dari 55 kapal komersial yang mencoba menembus blokade telah dialihkan.
  • Tiga kapal telah dilumpuhkan dan dua lainnya dinaiki oleh pasukan AS.
  • Awal pekan ini, sebuah helikopter MH-60 Angkatan Laut AS menembakkan dua rudal Hellfire ke ruang mesin sebuah kapal berbendera Panama setelah kapal tersebut mengabaikan peringatan.
Back to latest news

LATEST