Story

China Rare Earth Group Dilaporkan Sedang Bernegosiasi untuk Mengakuisisi Shenghe Resources

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 20, 20262 min read
China Rare Earth Group Dilaporkan Sedang Bernegosiasi untuk Mengakuisisi Shenghe Resources

Summary

China Rare Earth Group, perusahaan milik negara, dilaporkan sedang dalam pembicaraan untuk membeli Shenghe Resources, sebuah langkah yang akan memperkuat kendali Beijing atas sektor tersebut dan menciptakan kepemilikan saham di produsen AS. Shenghe telah membantah laporan tersebut.

Text size
Background

China Rare Earth Group, perusahaan milik negara, sedang dalam pembicaraan untuk mengakuisisi saham pengendali di Shenghe Resources, menurut laporan Reuters yang mengutip dua sumber yang mengetahui masalah tersebut. Kesepakatan potensial ini akan mengkonsolidasikan kendali Beijing atas sektor logam tanah jarang yang strategis dan memberi raksasa milik negara tersebut kepemilikan tidak langsung di produsen MP Materials yang berbasis di AS.

Pembicaraan dan Penolakan yang Dilaporkan

Pembicaraan antara kedua perusahaan Tiongkok tersebut telah berlangsung sejak awal tahun ini, dengan China Rare Earth Group berupaya mendapatkan saham pengendali, kata sumber tersebut kepada Reuters. Sumber-sumber tersebut, yang meminta anonimitas, tidak memberikan jangka waktu untuk penyelesaian atau pengumuman akuisisi potensial tersebut.

Sebagai tanggapan, Shenghe Resources mengeluarkan pengajuan ke Bursa Efek Shanghai pada Minggu malam, yang menyatakan bahwa mereka mengetahui laporan media luar negeri yang "palsu". Perusahaan tersebut mengatakan bahwa pemegang saham pengendalinya, Institut Pemanfaatan Sumber Daya Mineral Serbaguna, telah mengkonfirmasi secara tertulis bahwa "tidak ada rencana untuk mentransfer saham pengendali perusahaan kepada pihak eksternal."

Implikasi Geopolitik dan Strategis

Akuisisi ini akan menjadi langkah signifikan dalam upaya Tiongkok selama beberapa dekade untuk mengkonsolidasikan industri logam tanah jarang di bawah kendali negara. Unsur tanah jarang merupakan komponen penting dalam berbagai teknologi, termasuk kendaraan listrik, turbin angin, elektronik konsumen, dan sistem pertahanan canggih.

Yang terpenting, kesepakatan ini akan mentransfer aset Shenghe di luar negeri, yang meliputi:

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • 3% saham di perusahaan logam tanah jarang AS, MP Materials.
  • Kepemilikan Peak Rare Earths Australia, yang diakuisisi Shenghe tahun lalu.

Potensi perusahaan milik negara Tiongkok yang besar untuk menjadi investor bersama di MP Materials bersama Departemen Pertahanan AS, pemegang saham utama, menimbulkan pertanyaan geopolitik yang signifikan. MP Materials sebelumnya telah menyatakan bahwa Shenghe tidak memiliki kendali atas operasinya.

Konteks Industri

Tiongkok sebelumnya telah menggunakan dominasinya dalam rantai pasokan logam tanah jarang sebagai pengaruh dalam sengketa perdagangan. Kesepakatan itu akan memberikan Shenghe, salah satu perusahaan terkemuka terakhir di sektor ini yang masih memiliki sebagian kepemilikan swasta, akses yang lebih baik ke kuota produksi yang dikendalikan negara yang digunakan Beijing untuk mengelola pasokan global.

China Rare Earth Group didirikan pada tahun 2021 melalui penggabungan beberapa perusahaan milik negara dan merupakan pemasok unsur tanah jarang berat terbesar di negara itu. Baik China Rare Earth Group maupun Kementerian Perdagangan Tiongkok tidak menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Back to latest news

LATEST