Story
Orange dan Morrison Bentuk Joint Venture Pusat Data Senilai €3 Miliar di Prancis

Summary
Orange dan investor infrastruktur Morrison mengumumkan perjanjian eksklusif untuk mendirikan perusahaan patungan 50/50, menargetkan pengembangan portofolio pusat data di Prancis dengan kapasitas hingga 400 megawatt untuk mendukung permintaan cloud dan AI.
Raksasa telekomunikasi Orange dan investor infrastruktur Morrison pada hari Senin mengumumkan telah memasuki perjanjian eksklusivitas untuk membentuk perusahaan patungan pusat data di Prancis. Usaha patungan dengan kepemilikan 50/50 ini bertujuan untuk secara signifikan memperluas portofolio pusat data Orange yang ada di negara tersebut.
Detail Kemitraan Strategis
Perusahaan patungan ini akan didukung oleh program investasi senilai €3 miliar, yang akan didanai melalui aset Orange yang ada, kontribusi ekuitas dari Morrison, dan utang. Tujuannya adalah untuk mengembangkan kapasitas portofolio pusat data menjadi 400 megawatt, hampir sepuluh kali lipat dari kapasitas saat ini.
Sesuai kesepakatan, kontribusi dari kedua belah pihak meliputi:
- Orange: Akan menyumbangkan lima pusat data utama yang berlokasi di empat kampus di Prancis (Chevilly-Larue, Aubervilliers, Chartres, dan Val-de-Reuil), beserta keahlian operasional dan jangkauan komersialnya.
- Morrison: Akan menyediakan pengalaman investasi di bidang infrastruktur dan pusat data, serta menyuntikkan ekuitas melalui strategi nilai tambah globalnya untuk mendukung pertumbuhan platform.
Konteks dan Implikasi Pasar
Langkah ini diambil untuk menjawab lonjakan permintaan infrastruktur digital yang didorong oleh adopsi komputasi awan (cloud) dan kecerdasan buatan (AI). Kemitraan ini akan menjadi landasan bagi solusi cloud dan AI dari Orange Business, yang akan bertindak sebagai mitra eksklusif untuk mendistribusikan penawaran kolokasi dan hosting.
Ad"Kami sangat yakin bahwa Prancis akan membutuhkan infrastruktur digital yang berdaulat dan terpercaya untuk menjawab tantangan lonjakan permintaan yang didorong oleh cloud dan kecerdasan buatan," kata Christel Heydemann, Chief Executive Officer grup Orange. Orange akan tetap mempertahankan kontrol operasional atas area yang didedikasikan untuk operasinya sendiri di dalam pusat data tersebut.
William Smales, Chief Investment Officer di Morrison, menambahkan bahwa masa depan digital Eropa memerlukan investasi baru yang signifikan dalam infrastruktur yang mampu mendukung pertumbuhan layanan cloud, AI, dan aplikasi padat data.
Proyeksi Waktu dan Persetujuan
Penandatanganan transaksi ini diharapkan selesai pada akhir tahun 2026. Penyelesaian akhir (closing) ditargetkan pada kuartal pertama tahun 2027.
Transaksi ini masih bergantung pada konsultasi dengan badan perwakilan karyawan yang relevan dan perolehan persetujuan dari regulator terkait. Setelah selesai, perusahaan patungan ini akan dicatat dalam pembukuan Orange menggunakan metode ekuitas.