Story

Saham Oracle Anjlok Dipicu PHK dan Kekhawatiran Arus Kas

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 14, 20262 min read
Saham Oracle Anjlok Dipicu PHK dan Kekhawatiran Arus Kas
Text size
Background

Saham Oracle Corporation (ORCL) merosot tajam 4,4% pada sesi perdagangan pagi setelah perusahaan mengonfirmasi adanya putaran baru pemutusan hubungan kerja (PHK). Langkah ini memperburuk kecemasan investor yang telah menekan saham sejak pembalikan arah pasca-rilis laporan keuangan pekan lalu.

PHK dan Tekanan Arus Kas

Katalis utama pelemahan saham Oracle adalah pengumuman PHK, di mana beberapa tim mengalami pemotongan hingga dua digit persentase. Berita ini datang di saat investor masih mencerna laporan keuangan kuartal pertama tahun fiskal 2027 perusahaan. Meskipun Oracle melaporkan hasil yang kuat, investor justru berfokus pada masalah fundamental yang lebih dalam.

Laporan keuangan tersebut menunjukkan:

  • Pendapatan: $19,3 miliar, naik sekitar 30% dari tahun ke tahun.
  • Laba per saham (EPS): $1,92, melampaui estimasi analis.

Namun, pasar bereaksi negatif terhadap arus kas bebas yang sangat negatif dan rencana belanja modal (capex) yang sangat besar untuk tahun fiskal 2027, yang diperkirakan mencapai $70 miliar. Kekhawatiran ini membayangi angka pendapatan dan laba yang solid.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Pandangan Analis dan Sentimen Pasar

Analis Sanjit Singh dari Morgan Stanley mempertahankan peringkat "Netral" untuk saham Oracle dengan target harga $210. Dalam catatannya, ia mengakui pertumbuhan kuat dari Oracle Cloud Infrastructure (OCI) namun menyoroti adanya tekanan margin struktural dan kekhawatiran arus kas sebagai faktor utama yang memberatkan saham.

Upaya untuk menenangkan pasar, seperti pembatalan rencana Larry Ellison untuk menjual 50 juta saham senilai $7,5 miliar pada 12 September, tidak cukup untuk membendung aksi jual. Pelemahan saham Oracle juga diperparah oleh sentimen *risk-off* di pasar yang lebih luas, di mana kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan ketegangan geopolitik menekan saham-saham teknologi. Suku bunga yang lebih tinggi sangat merugikan bagi perusahaan teknologi dengan utang besar, dan Oracle termasuk di dalamnya setelah mengumpulkan utang $43 miliar pada tahun fiskal 2026 dan berencana menambah $40 miliar lagi pada tahun fiskal 2027.

Kombinasi dari PHK baru, kekhawatiran arus kas yang persisten, dan kondisi makroekonomi yang menantang telah mendorong saham Oracle ke level terendah intraday di $141,18, jauh di bawah penutupan sebelumnya di $150,28.

Back to latest news

LATEST