Story
OPEC Kembali Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Permintaan Minyak Global 2026

Summary
OPEC untuk kelima kalinya secara beruntun merevisi turun proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global untuk tahun 2026, kini menjadi 380.000 barel per hari, di tengah pandangan yang berbeda dengan IEA.
Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) kembali memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global untuk tahun 2026, menandai revisi turun untuk kelima kalinya secara berturut-turut di tengah prospek ekonomi yang melambat.
Detail Laporan Terbaru
Dalam laporan bulanannya yang dirilis pada hari Kamis, kelompok produsen minyak tersebut menurunkan perkiraan pertumbuhan permintaan minyak dunia pada 2026 menjadi 380.000 barel per hari (bph). Angka ini menunjukkan perlambatan yang lebih dalam dari perkiraan sebelumnya.
Revisi ini merupakan yang kelima kalinya berturut-turut, mengindikasikan pandangan OPEC yang semakin hati-hati terhadap kekuatan konsumsi energi global dalam jangka pendek hingga menengah. Penyesuaian ini penting bagi para pelaku pasar karena dapat memengaruhi strategi produksi OPEC dan aliansinya.
Perbedaan Pandangan dengan IEA
AdMeski direvisi turun, pandangan OPEC masih relatif lebih optimistis jika dibandingkan dengan lembaga energi lainnya. Badan Energi Internasional (IEA), misalnya, memproyeksikan bahwa permintaan minyak global justru akan mengalami penurunan pada tahun 2026.
Perbedaan analisis ini menyoroti ketidakpastian yang signifikan di pasar energi. Sementara OPEC masih melihat adanya sedikit pertumbuhan, IEA memiliki pandangan yang lebih pesimistis, kemungkinan karena perbedaan asumsi mengenai kecepatan transisi energi dan dampak perlambatan ekonomi global.
Prospek Jangka Panjang
Menariknya, laporan yang sama juga menunjukkan bahwa OPEC menaikkan proyeksi pertumbuhan permintaan minyak untuk tahun 2027. Langkah ini mengisyaratkan bahwa organisasi tersebut mengantisipasi potensi pemulihan permintaan dalam jangka waktu yang lebih panjang setelah melewati periode perlambatan yang diperkirakan terjadi pada 2026.