Story
Laba Newmont Kuartal II Lampaui Prediksi Berkat Harga Emas yang Tinggi

Newmont, perusahaan tambang emas terbesar di dunia, melaporkan laba kuartal kedua yang melampaui estimasi analis, didukung oleh harga emas yang lebih tinggi yang berhasil mengimbangi penurunan volume produksi.
Kinerja Keuangan Melampaui Estimasi
Untuk kuartal yang berakhir pada 30 Juni, Newmont mencatatkan laba yang disesuaikan sebesar $2,10 per saham. Angka ini melampaui estimasi rata-rata analis sebesar $1,99 per saham, menurut data yang dikompilasi oleh LSEG.
Meskipun membukukan laba yang kuat, saham perusahaan tercatat turun 1% dalam perdagangan setelah jam bursa.
Harga Emas Jadi Penopang, Produksi Turun
Kinerja positif Newmont sangat ditopang oleh kenaikan harga komoditas. Harga realisasi rata-rata yang diterima perusahaan untuk emas pada kuartal kedua adalah $4.414 per ons, naik signifikan dibandingkan $3.320 per ons pada periode yang sama tahun sebelumnya.
AdNamun, kenaikan harga ini terjadi di tengah penurunan output. Produksi emas kuartalan turun menjadi 1,29 juta ons dari 1,48 juta ons pada tahun sebelumnya.
Konteks Pasar Global
Secara umum, harga emas telah menguat didorong oleh permintaan sebagai aset aman (*safe-haven*) dan harapan akan pemotongan suku bunga di Amerika Serikat. Lingkungan harga emas yang lebih tinggi biasanya meningkatkan pendapatan dan margin bagi para penambang.
Harga rata-rata emas di pasar spot pada kuartal kedua 2026 adalah $4.506,41 per ons, naik sekitar 37% dari tahun sebelumnya. Namun, kenaikan emas terkadang dibatasi oleh penguatan dolar AS dan kekhawatiran inflasi yang dipicu oleh volatilitas harga minyak.