Story
Saham Nestle Melemah Setelah Rusia Ambil Alih Sementara Unit Usahanya

Summary
Saham Nestle turun setelah pemerintah Rusia menempatkan unit bisnis lokalnya di bawah administrasi eksternal sementara. Perusahaan raksasa makanan asal Swiss ini kini sedang mempertimbangkan langkah selanjutnya sebagai respons atas tindakan tersebut.
Saham Nestle (NESN) turun 1,5% pada awal perdagangan hari Jumat setelah perusahaan mengumumkan bahwa pemerintah Rusia, melalui dekrit presiden, telah menempatkan unit bisnis lokalnya di bawah administrasi eksternal sementara. Perusahaan raksasa barang konsumsi asal Swiss tersebut menyatakan sedang menimbang berbagai opsi sebagai respons atas perkembangan ini.
Respons Perusahaan dan Konteks
Dalam sebuah pernyataan, Nestle menyatakan komitmennya untuk melindungi aset dan kelangsungan bisnis. "Nestle berkomitmen untuk mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi hak-haknya dan memastikan kelangsungan operasi bisnis demi kepentingan semua pemangku kepentingan, terutama para karyawannya," kata perusahaan. Dekrit baru ini dilaporkan juga menargetkan jaringan supermarket asal Prancis, Auchan.
Langkah Moskow ini merupakan bagian dari tren yang lebih luas sejak invasi ke Ukraina pada tahun 2022. Berdasarkan dekrit tahun 2023 yang ditandatangani oleh Presiden Vladimir Putin, Rusia dapat menempatkan aset milik perusahaan dari negara-negara yang dilabeli "tidak bersahabat" di bawah administrasi negara sementara. Kebijakan ini sebelumnya telah berdampak pada operasi lokal perusahaan multinasional lain seperti Danone, Carlsberg, dan Fortum.
AdImplikasi bagi Operasi Nestle di Rusia
Tidak seperti banyak perusahaan Barat lainnya yang keluar sepenuhnya, Nestle mempertahankan kehadirannya di Rusia setelah perang dimulai, dengan alasan bahwa mereka adalah pemasok produk makanan esensial. Meski demikian, perusahaan telah mengurangi jejak operasionalnya secara bertahap.
Menurut laporan tahunan terakhirnya, Nestle mengoperasikan enam pabrik di Rusia pada tahun 2025, yang memproduksi kopi, produk perawatan hewan peliharaan, dan susu formula bayi. Perusahaan mempekerjakan sekitar 7.000 orang di negara tersebut. Angka penjualan terakhir yang diungkapkan untuk pasar Rusia adalah sekitar 2 miliar franc Swiss ($2,4 miliar) pada tahun 2021.