Story

Bursa Saham Maroko Menguat, Indeks MASI Naik 0,37% Didorong Sektor Perbankan

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 10, 20261 min read
Bursa Saham Maroko Menguat, Indeks MASI Naik 0,37% Didorong Sektor Perbankan

Summary

Indeks acuan saham Maroko, Moroccan All Shares (MASI), ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Jumat, terangkat oleh kinerja positif dari saham-saham di sektor perbankan, minuman, dan transportasi.

Text size
Background

Pasar saham Maroko mencatatkan kinerja positif pada penutupan perdagangan hari Jumat, dengan indeks acuan Moroccan All Shares (MASI) berhasil menguat sebesar 0,37%. Kenaikan ini terutama didorong oleh sentimen positif pada saham-saham di sektor perbankan, minuman, dan transportasi.

Rincian Kinerja Pasar

Berdasarkan data penutupan dari Bursa Efek Casablanca, sentimen pasar tampak beragam meskipun indeks utama menguat. Jumlah saham yang mengalami kenaikan sedikit mengungguli saham yang melemah.

  • Saham naik: 25 emiten
  • Saham turun: 24 emiten
  • Saham tidak berubah: 12 emiten

Keseimbangan tipis antara saham yang naik dan turun ini mengindikasikan bahwa minat investor terbagi di seluruh papan perdagangan, meskipun sektor-sektor tertentu menunjukkan kekuatan yang signifikan.

Saham Penggerak Utama

Sample IUX Markets – In-articleAd

Beberapa saham mencatatkan pergerakan harga yang menonjol dan menjadi penggerak utama pasar pada sesi perdagangan kali ini.

Penguatan Teratas

  • Ste de Travaux de Realisation d’Ouvrages et de Constuction Industielle SA (CSE:STR) memimpin penguatan dengan lonjakan 5,66% ke level 183,00.
  • Attijariwafa Bank (CSE:ATW), salah satu bank terbesar, naik 1,43% dan ditutup pada harga 687,00.
  • Societe d’Exploitation des Ports SA (CSE:MSA) menguat 1,41% menjadi 865,00.

Pelemahan Terdalam

  • IB Maroc Com SA (CSE:IBC) menjadi saham dengan kinerja terburuk, anjlok 8,17% ke level 55,10.
  • Ste Nationale de Siderurgie SA (CSE:SID) turun 2,88% menjadi 1.924,00.
  • Salafin (CSE:SLF) melemah 1,83% ke 423,00, sekaligus mencatatkan rekor harga terendah sepanjang masa (all-time low) menurut data yang tersedia.
Back to latest news

LATEST