Story

Indeks MOEX Rusia Datar di Level Terendah 3 Tahun, Rubel Melemah

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 13, 20261 min read
Indeks MOEX Rusia Datar di Level Terendah 3 Tahun, Rubel Melemah
Text size
Background

Pasar saham Rusia menunjukkan kinerja yang beragam pada penutupan perdagangan hari Minggu, dengan Indeks MOEX Rusia ditutup datar 0,00%. Meskipun tidak berubah, indeks acuan ini menetap pada level terendah dalam tiga tahun terakhir, mengindikasikan tekanan yang berkelanjutan di pasar.

Kinerja Saham Individual

Di Bursa Efek Moskow, sentimen pasar terbagi dengan 120 saham berhasil menguat, 110 saham melemah, dan 17 saham lainnya tidak berubah. Kinerja yang beragam ini menyoroti pergerakan yang berbeda di antara sektor-sektor.

  • Saham Penguat Teratas: Moskovskiy Kreditnyi Bank PAO (MCX:CBOM) memimpin kenaikan dengan lonjakan 2,62%. Diikuti oleh Rosneft PJSC (MCX:ROSN) yang naik 2,50% dan TATNEFT n.a. V.D. Shashin Pref (MCX:TATN_p) yang menguat 2,11%.
  • Saham Pemberat Utama: Di sisi lain, Polyus PJSC (MCX:PLZL) menjadi saham dengan penurunan terdalam, anjlok 3,07%. AFK Sistema PJSC (MCX:AFKS) turun 0,60% dan PIK SHb PJSC (MCX:PIKK) melemah 0,33%.

Pelemahan Rubel dan Volatilitas

Sample IUX Markets – In-articleAd

Di pasar valuta asing, mata uang rubel Rusia tercatat melemah terhadap mata uang utama. Nilai tukar USD/RUB naik 1,10% menjadi 77,00, sementara EUR/RUB menguat 0,95% ke level 87,88. Pelemahan mata uang ini sering kali menjadi perhatian bagi investor karena dampaknya terhadap inflasi dan arus modal.

Sementara itu, Indeks Volatilitas Rusia (RVI), yang mengukur ekspektasi volatilitas pada opsi Indeks MOEX, dilaporkan tidak berubah di level 46,01. Angka ini merupakan level tertinggi dalam enam bulan terakhir, yang menandakan bahwa investor mengantisipasi ketidakpastian pasar yang tetap tinggi.

Konteks Pasar Komoditas

Pergerakan di pasar komoditas global turut memberikan konteks. Kontrak berjangka Emas untuk pengiriman Agustus turun 0,65% menjadi $4.113,70 per troy ounce. Di sektor energi, harga minyak mentah juga melemah, dengan kontrak WTI untuk bulan Agustus turun menjadi $71,41 per barel dan kontrak minyak Brent turun ke $76,01 per barel. Pergerakan harga komoditas, terutama energi, merupakan faktor penting bagi perekonomian Rusia yang bergantung pada ekspor.

Back to latest news

LATEST