Story
BMO: Verifikasi Usia Global Jadi Risiko Tahap Awal bagi Meta

Summary
BMO Capital Markets mengidentifikasi meningkatnya tekanan regulasi verifikasi usia sebagai risiko signifikan bagi platform media sosial, dengan Meta dan TikTok menghadapi dampak tertinggi.
BMO Capital Markets menyatakan bahwa platform media sosial menghadapi tekanan regulasi yang meningkat dari inisiatif verifikasi usia global. Bank investasi tersebut mengidentifikasi Meta Platforms (NASDAQ:META) dan TikTok sebagai perusahaan internet dengan risiko tertinggi terkait perkembangan ini.
Tekanan Regulasi Meningkat
Menurut BMO, persyaratan verifikasi usia masih berada pada tahap awal menyusul implementasi peraturan di Australia pada Desember 2025. Sejak saat itu, beberapa negara telah memperkenalkan undang-undang serupa yang membatasi akses anak di bawah umur terhadap konten online.
Di Amerika Serikat, Meta telah mencapai penyelesaian hukum dengan 52 jaksa agung negara bagian terkait masalah keamanan anak. Perusahaan setuju untuk membayar denda finansial hingga $18 miliar dan menerapkan perubahan struktural, termasuk batas waktu harian selama dua jam bagi pengguna. BMO menilai perubahan struktural ini sebagai sanksi yang lebih berat daripada biaya finansialnya.
Penyelesaian ini diperkirakan dapat mendorong legislator AS untuk memberlakukan pembatasan tambahan pada penggunaan media sosial oleh anak di bawah umur. Hal ini menciptakan tekanan regulasi yang berkelanjutan bagi Meta dan platform lainnya.
Peringkat Risiko Platform
AdBMO menilai platform media sosial menghadapi risiko terbesar dari inisiatif verifikasi usia karena peraturan biasanya berfokus pada penghapusan akses bagi pengguna di bawah 16 tahun. Peringkat risiko yang diidentifikasi oleh bank tersebut adalah sebagai berikut:
- Risiko Tertinggi: Meta Platforms dan TikTok.
- Risiko Moderat: YouTube (milik Alphabet), Roblox, Snap, Pinterest, dan Reddit.
- Risiko Rendah: Netflix.
Tantangan Teknologi
BMO mencatat bahwa alat teknologi untuk verifikasi usia telah membaik, termasuk identifikasi foto dan estimasi usia wajah melalui swafoto. Namun, pengguna masih dapat melewati sistem ini, sehingga penegakan hukum menjadi sulit.
Bank tersebut menambahkan bahwa teknologi yang lebih aman seperti alat berbasis token dan *Zero Knowledge Proof* memberikan verifikasi usia yang lebih andal untuk manajemen data dan kepatuhan. BMO juga menyebut bahwa AgeKey berpotensi menjadi standar industri untuk teknologi verifikasi di masa depan.