Story
Lowe's vs. Home Depot: Valuasi Murah Lawan Momentum Operasional yang Kuat

Investor di sektor ritel perbaikan rumah menghadapi pilihan antara dua raksasa industri, Lowe's (LOW) dan Home Depot (HD), yang keduanya menunjukkan sinyal berbeda di tengah pelemahan pasar. Lowe's menonjol dengan valuasi yang lebih menarik, sementara Home Depot unggul dalam momentum operasional saat ini.
Kasus Investasi Lowe's: Valuasi yang Menarik
Daya tarik utama saham Lowe's saat ini sebagian besar didorong oleh valuasinya. Saham perusahaan telah turun 25,36% selama setahun terakhir (per 8 September 2026) dan diperdagangkan pada rasio P/E 17,0x (per 31 Juli 2026). Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan P/E Home Depot sebesar 22,0x.
Valuasi yang lebih rendah ini menciptakan ruang lebih besar untuk pemulihan sentimen jika kondisi pasar seperti perputaran perumahan atau permintaan renovasi membaik. Namun, valuasi yang murah ini bukan tanpa alasan. Lowe's baru-baru ini menurunkan panduan kinerjanya ke batas bawah dari rentang proyeksinya dan mencatat pertumbuhan penjualan sebanding (*comparable sales*) hanya sebesar 0,2%, di bawah ekspektasi.
Keunggulan Home Depot: Momentum Operasional
Dari sisi kinerja operasional, Home Depot saat ini menunjukkan gambaran yang lebih kuat. Perusahaan melaporkan pertumbuhan penjualan sebanding sebesar 1,7% pada kuartal kedua 2026, secara signifikan melampaui Lowe's. Selain itu, Home Depot mempertahankan panduan penjualan sebanding untuk tahun fiskal 2026.
Home Depot juga terus berinovasi untuk mendukung pelanggan, terutama dari segmen profesional, dengan memperluas layanan pengiriman tiga jam ke seluruh negeri. Namun, keunggulan operasional ini datang dengan harga yang lebih mahal, tercermin dari rasio P/E yang lebih tinggi di angka 22,0x. Arus kas bebas (FCF) perusahaan juga tercatat turun menjadi $12,65 miliar dari $16,32 miliar pada tahun fiskal sebelumnya.
AdDilema Investor: Potensi Rebound vs. Kinerja Terkini
Investor dihadapkan pada pertukaran klasik antara valuasi dan momentum. Lowe's menawarkan potensi pemulihan yang lebih besar; ekspektasi yang rendah dan valuasi yang tertekan dapat memperkuat dampak positif dari perbaikan kecil sekalipun dalam kinerjanya. Sebaliknya, data terbaru menunjukkan Home Depot memenangkan persaingan permintaan pasar.
Berikut adalah perbandingan metrik utama kedua perusahaan:
- Kinerja 1 Tahun: Lowe's -25,36% vs. Home Depot -24,47%
- Rasio P/E: Lowe's 17,0x vs. Home Depot 22,0x
- Pertumbuhan Penjualan Sebanding Terbaru: Lowe's 0,2% vs. Home Depot 1,7%
- Margin Laba Kotor Terbaru: Lowe's 33,5% vs. Home Depot 33,3%
Risiko utama bagi Lowe's adalah bahwa valuasinya yang murah mencerminkan penundaan pemulihan yang berkepanjangan. Di sisi lain, potensi keuntungan terletak pada kemungkinan bahwa stabilisasi penjualan yang moderat sekalipun dapat memberikan dampak yang lebih signifikan bagi valuasi saham LOW dibandingkan dengan HD.