Story

Analisis AI Tunjuk Saham Potensial di Luar Big Tech, Proyeksi Laba Tumbuh Hingga 130%

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 22, 20262 min read
Analisis AI Tunjuk Saham Potensial di Luar Big Tech, Proyeksi Laba Tumbuh Hingga 130%

Summary

Sementara pasar menanti laporan pendapatan Alphabet dan Tesla, analisis berbasis AI dari Investing.com menyoroti saham-saham seperti Kyndryl dan Salesforce dengan proyeksi pertumbuhan laba per saham (EPS) yang sangat tinggi.

Text size
Background

Menjelang musim laporan keuangan yang akan dibuka oleh Alphabet (NASDAQ: GOOGL) dan Tesla (NASDAQ: TSLA), sebuah analisis berbasis kecerdasan buatan (AI) menyoroti sejumlah saham di luar kelompok teknologi raksasa yang memiliki potensi pertumbuhan laba signifikan. Menurut data dari model AI ProPicks Investing.com, beberapa perusahaan diproyeksikan mencatat pertumbuhan laba per saham (EPS) dua hingga tiga digit.

Laporan tersebut muncul saat ekspektasi pasar terfokus pada anggota "Magnificent Seven", di mana Alphabet diperkirakan akan melaporkan pertumbuhan EPS sebesar 17,8%, sementara Tesla diproyeksikan mengalami penurunan -3,8%.

Proyeksi Pertumbuhan Laba yang Menonjol

Analisis AI tersebut mengidentifikasi beberapa perusahaan dengan kombinasi proyeksi pertumbuhan EPS yang tinggi dan potensi kenaikan nilai wajar yang substansial. Beberapa proyeksi teratas untuk musim pendapatan mendatang menurut sumber tersebut meliputi:

  • Kyndryl Holdings Inc (NYSE: KD): Proyeksi pertumbuhan EPS sebesar +130,5% dengan potensi kenaikan nilai wajar +41,5%.
  • Salesforce Inc (NYSE: CRM): Proyeksi pertumbuhan EPS sebesar +85,3% dengan potensi kenaikan nilai wajar +52,9%.
  • Boston Scientific Corp (NYSE: BSX): Proyeksi pertumbuhan EPS sebesar +73,4% dengan potensi kenaikan nilai wajar +47,5%.

Angka-angka ini menunjukkan adanya peluang pertumbuhan yang kuat di luar saham-saham teknologi yang selama ini menjadi primadona pasar.

Analisis di Balik Pilihan Utama

Model AI tersebut memberikan dasar analisis fundamental untuk setiap pilihannya. Untuk dua dari saham dengan proyeksi tertinggi, Investing.com menyoroti beberapa faktor kunci.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Kyndryl Holdings (KD)

Perusahaan layanan infrastruktur IT yang merupakan sempalan (spin-off) dari IBM ini dinilai memiliki valuasi yang menarik. Sahamnya diperdagangkan dengan rasio P/E di bawah 12 dan rasio PEG hanya 0,14. Model tersebut juga menandai lonjakan pendapatan sebesar 58% dari kemitraan dengan *hyperscaler* dan pertumbuhan EBITDA sekitar 30% secara tahunan, yang mengindikasikan adanya perbaikan operasional.

Salesforce (CRM)

Sebagai pemain dominan di perangkat lunak CRM, Salesforce dinilai diperdagangkan jauh di bawah puncaknya dalam 52 minggu terakhir, sementara nilai wajar menurut InvestingPro mengimplikasikan potensi kenaikan sekitar 53%. Akselerasi pendapatan dan laba pada kuartal sebelumnya, ditambah pertumbuhan platform AI-nya yang telah mencapai pendapatan berulang tahunan (ARR) senilai $1 miliar, menjadi katalis utama.

Konteks Kinerja Model

Investing.com menyatakan bahwa model AI miliknya telah menunjukkan rekam jejak dalam mengidentifikasi saham-saham dengan kinerja kuat sebelum pasar menyadarinya. Sejak diluncurkan pada November 2023, strategi tersebut diklaim telah menghasilkan imbal hasil sebesar +205,95%, secara signifikan melampaui S&P 500. Beberapa saham yang pernah dipilih oleh model tersebut dan mencatatkan kenaikan signifikan termasuk Super Micro Computer (NASDAQ: SMCI) dan Nvidia (NASDAQ: NVDA).

Back to latest news

LATEST