Story
Investing.com Rilis Pilihan Saham AI untuk H2 2026, Sinyalkan Rotasi ke Sektor Nilai

Summary
Platform keuangan Investing.com telah mengumumkan daftar saham pilihan berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk paruh kedua tahun 2026. Laporan tersebut menyoroti pergeseran strategis dari saham teknologi ke sektor-sektor yang berorientasi pada nilai.
Investing.com telah merilis daftar saham pilihan terbarunya untuk paruh kedua tahun 2026, yang dihasilkan oleh model kecerdasan buatan (AI) miliknya. Pilihan tersebut mengindikasikan adanya rotasi strategis dari saham-saham yang memimpin pasar pada semester pertama menuju peluang yang lebih berorientasi pada nilai (*value-oriented*).
Kinerja Pilihan Sebelumnya
Menurut sebuah pengumuman dari perusahaan, daftar saham yang direkomendasikan pada Januari 2026 telah menghasilkan imbal hasil rata-rata (equal-weight) sebesar +29,5% secara *year-to-date* (YTD). Investing.com mengklaim bahwa kinerja ini kira-kira tiga kali lipat dari kenaikan indeks S&P 500 pada periode yang sama.
Dari sepuluh saham yang direkomendasikan pada awal tahun, tujuh di antaranya dilaporkan membukukan imbal hasil positif. Pihak perusahaan juga mencatat bahwa beberapa saham dengan kinerja terbaik berasal dari sektor yang kurang menjadi sorotan, seperti *managed care* dan peluang *turnaround*.
Rotasi Sektor Menuju Saham Bernilai
Berbeda dengan paruh pertama tahun ini yang banyak didominasi oleh saham infrastruktur semikonduktor, daftar baru ini menunjukkan pergeseran yang signifikan. Model AI ProPicks kini dilaporkan memprioritaskan saham-saham dari berbagai sektor yang berbeda.
AdSektor-sektor yang menjadi fokus untuk paruh kedua tahun ini meliputi:
- Perangkat lunak perusahaan (*enterprise software*)
- Keuangan (*financials*)
- Infrastruktur
- Energi
- Sektor defensif
Analisis Pakar Pasar
Temuan ini dibahas dalam sebuah webinar oleh para ahli dari Investing.com, termasuk Asaf Rothem (VP Marketing), Thomas Monteiro (Global Head of Content), dan Lon Juricic (VP of News). Dalam diskusi tersebut, mereka mengulas kinerja pilihan sebelumnya dan menguraikan dasar pemikiran di balik pemilihan saham-saham baru untuk sisa tahun ini.