Story
IHSG Menguat Tipis 0,12% pada Penutupan Rabu, Sektor Infrastruktur Jadi Penopang

Summary
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada perdagangan Rabu, menguat tipis sebesar 0,12% didorong oleh kenaikan di sektor infrastruktur dan pertanian. Penguatan indeks terjadi di tengah pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil membukukan kenaikan tipis pada penutupan perdagangan hari Rabu, ditopang oleh penguatan saham di sektor infrastruktur, pertanian, dan industri dasar. Indeks acuan Bursa Efek Indonesia ini naik 0,12% di akhir sesi.
Kinerja Pasar
Berdasarkan data perdagangan, kenaikan IHSG terjadi dengan jumlah saham yang menguat sedikit lebih unggul dari yang melemah. Tercatat sebanyak 335 saham mengalami kenaikan, 300 saham turun, dan 201 saham lainnya tidak mencatatkan perubahan harga.
Penguatan indeks terutama didorong oleh kinerja positif pada tiga sektor utama. Sektor Infrastruktur, Pertanian, dan Industri Dasar menjadi penopang utama yang membawa indeks ke teritori positif pada penutupan pasar.
Saham Paling Aktif
Sejumlah emiten mencatatkan pergerakan harga yang signifikan dan menjadi sorotan investor. Saham Rans Entertainmen Indonesia Tbk PT (RANS) berhasil mencetak rekor harga tertinggi sepanjang masa setelah melesat 24,77%.
AdBerikut adalah saham-saham dengan kenaikan dan penurunan paling tajam:
- Top Gainers: Indal Aluminium Industry Tbk (INAI) melonjak 31,58%, Lion Metal Works Tbk (LION) naik 24,84%, dan Rans Entertainmen Indonesia Tbk PT (RANS) terapresiasi 24,77%.
- Top Losers: Menteng Heritage Realty Tbk PT (HRME) anjlok 9,80%, Shield On Service Tbk PT (SOSS) terkoreksi 9,79%, dan Kusuma Kemindo Sentosa PT (KKES) turun 9,59%.
Kondisi Komoditas dan Valas
Di pasar komoditas global, harga minyak mentah terpantau menguat. Minyak mentah WTI untuk pengiriman Agustus naik 0,66% ke level $79,86 per barel, sementara minyak Brent naik 0,77% menjadi $85,38 per barel. Sebaliknya, harga emas berjangka turun 0,91% ke $4.032,85 per troy ounce.
Sementara itu, dari pasar valuta asing, nilai tukar Rupiah terpantau mengalami pelemahan terhadap dolar AS. Pasangan USD/IDR dilaporkan naik 0,36% ke level 18.070,40.