Story

Insurtech Bamboo Insurance Incar Dana IPO Hingga US$700 Juta di Bursa New York

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 14, 20262 min read
Insurtech Bamboo Insurance Incar Dana IPO Hingga US$700 Juta di Bursa New York

Summary

Perusahaan asuransi rumah yang didukung CVC Capital Partners ini berencana melepas 35 juta saham dengan kisaran harga $18-$20, di mana seluruh dana akan diterima oleh pemegang saham lama.

Text size
Background

Bamboo Insurance Services Inc., sebuah perusahaan insurtech yang berfokus pada asuransi properti, berencana untuk menghimpun dana hingga US$700 juta dalam penawaran umum perdana (IPO), menurut pengajuan dokumen kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) pada hari Senin.

Perusahaan yang berbasis di Midvale, Utah dan dikendalikan oleh firma ekuitas swasta CVC Capital Partners ini akan mencatatkan sahamnya di New York Stock Exchange (NYSE) dengan simbol ticker "BMB".

Rincian Penawaran Saham

Berdasarkan prospektus yang diajukan, Bamboo Insurance berencana untuk menawarkan 35 juta saham dengan kisaran harga indikatif $18 hingga $20 per saham. Penting untuk dicatat bahwa penawaran ini merupakan penjualan saham oleh pemegang saham yang ada. Ini berarti Bamboo Insurance tidak akan menerima dana segar dari hasil IPO, karena seluruhnya akan masuk ke kantong investor lama yang menjual sahamnya.

Sejumlah bank investasi ternama bertindak sebagai penjamin emisi untuk penawaran ini, termasuk J.P. Morgan, Morgan Stanley, Deutsche Bank Securities, Evercore ISI, dan Wells Fargo Securities. Para penjamin emisi juga memiliki opsi untuk membeli hingga 5,25 juta saham tambahan untuk menutupi kelebihan permintaan (over-allotment).

Kinerja Keuangan dan Model Bisnis

Sample IUX Markets – In-articleAd

Untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026, Bamboo Insurance melaporkan kinerja keuangan yang solid. Perusahaan berhasil membukukan pendapatan sebesar $173 juta dan laba bersih mencapai $14 juta.

Bamboo Insurance beroperasi sebagai *managing general underwriter* (MGU) yang didukung oleh teknologi dan kecerdasan buatan (AI) di pasar asuransi pemilik rumah. Model bisnis ini memungkinkan perusahaan mengelola seluruh rantai nilai asuransi, sementara risiko neraca ditanggung oleh mitra penyedia kapasitas. Premi yang dikelola perusahaan tumbuh sebesar 34% pada paruh pertama tahun 2026, menunjukkan ekspansi bisnis yang cepat. Hingga Juni 2026, programnya didukung oleh 7 mitra program, 60 reasuransi global, dan 28 investor institusional.

Latar Belakang dan Ekspansi

Saat ini, Bamboo Insurance beroperasi di dua negara bagian besar AS, yaitu California dan Texas. Perusahaan ini baru memasuki pasar Texas pada September 2025. IPO ini akan menjadi ujian penting bagi sentimen investor terhadap perusahaan insurtech dengan model bisnis yang berfokus pada teknologi dan kemitraan strategis untuk menanggung risiko.

Back to latest news

LATEST