Story
Goldman Sachs Proyeksikan The Fed Naikkan Suku Bunga 25 Bps Pekan Ini

Goldman Sachs kini memproyeksikan Federal Reserve akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) dalam pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada 16 September. Lembaga keuangan tersebut menambahkan kenaikan suku bunga ini ke dalam prediksinya setelah rilis laporan Indeks Harga Konsumen (IHK) Agustus.
Alasan di Balik Proyeksi Kenaikan
Meskipun data inflasi terbaru memiliki dampak minimal pada prospek inflasi Goldman Sachs, penetapan harga pasar untuk kenaikan suku bunga telah mencapai 90%. Menurut Goldman, probabilitas yang tinggi ini menunjukkan bahwa FOMC kemungkinan besar akan melanjutkan kenaikan untuk menghindari reaksi pasar yang negatif jika mereka mempertahankan suku bunga tetap.
Sinyal Kebijakan ke Depan
Goldman Sachs mengantisipasi bahwa FOMC tidak akan memberikan sinyal kenaikan suku bunga tambahan di masa depan. Pernyataan kebijakan diperkirakan tidak akan menyertakan panduan mengenai jalur atau kriteria untuk kenaikan lebih lanjut. Dalam konferensi pers, Ketua The Fed, Warsh, kemungkinan akan mengindikasikan bahwa komite akan "menilai dengan cermat" data yang masuk sebelum memutuskan langkah selanjutnya.
AdProyeksi *dot plot* diperkirakan akan menunjukkan mayoritas 10-8 mendukung satu kali kenaikan. Seiring dengan perubahan ini, Goldman Sachs menaikkan perkiraan *terminal rate* (puncak suku bunga) menjadi 3,25%-3,5% dari sebelumnya 3%-3,25%. Mereka juga tetap memperkirakan dua kali pemotongan suku bunga pada tahun 2027, yang kini diproyeksikan pada bulan September dan Desember.
Konteks Data Ekonomi
Analisis Goldman didasarkan pada beberapa data ekonomi utama. Inflasi inti IHK (Core CPI) tercatat naik 0,29% pada bulan Agustus, dengan kenaikan harga layanan telepon nirkabel dan tiket pesawat menjadi kontributor utama. Goldman juga memproyeksikan penjualan ritel inti akan naik 0,6% di bulan Agustus, di atas konsensus 0,4%, yang didorong oleh pemulihan dalam kategori peritel non-toko.
Berdasarkan data tersebut dan penyesuaian metodologi yang akan datang, Goldman memperkirakan harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) inti—indikator inflasi pilihan The Fed—meningkat 0,26% pada bulan Agustus dan 3,16% secara tahunan.