Story

Harga Emas Stabil di Tengah Ketegangan Hormuz dan Prospek Suku Bunga The Fed

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Aug 7, 20262 min read
Harga Emas Stabil di Tengah Ketegangan Hormuz dan Prospek Suku Bunga The Fed

Summary

Harga emas bergerak tipis karena investor menimbang permintaan safe-haven dari ketegangan geopolitik di Selat Hormuz terhadap kemungkinan kebijakan moneter Federal Reserve yang lebih ketat. Fokus pasar kini beralih ke data nonfarm payrolls AS.

Text size
Background

Harga emas diperdagangkan stabil pada hari Jumat karena para investor menimbang dampak dari ketegangan baru di Selat Hormuz terhadap prospek kebijakan suku bunga Federal Reserve AS. Pasar kini menantikan rilis data ketenagakerjaan AS yang dapat memberikan petunjuk baru.

Pada pukul 20:35 ET (00:35 GMT), emas spot (XAU/USD) naik tipis 0,03% menjadi $4.242,07 per ons, sementara Emas Berjangka diperdagangkan datar di level $4.300,26. Logam mulia lainnya, seperti perak dan platinum, mengalami sedikit pelemahan.

Ketegangan Geopolitik dan Implikasinya

Permintaan terhadap emas sebagai aset *safe-haven* mendapat dukungan setelah media Iran melaporkan bahwa Teheran telah menyerang "target musuh" di Selat Hormuz. Laporan tersebut juga menyebutkan adanya rencana untuk melarang kapal-kapal AS dan Israel melintasi jalur perairan strategis itu.

Eskalasi ini menghidupkan kembali kekhawatiran bahwa harga energi yang lebih tinggi dapat menjaga inflasi tetap tinggi. Kondisi ini dapat memperkuat alasan bagi Federal Reserve untuk mempertahankan kebijakan moneter yang ketat atau bahkan menaikkan suku bunga, yang secara historis menjadi penekan bagi harga emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Fokus pada The Fed dan Data Ekonomi

Sample IUX Markets – In-articleAd

Pasar saat ini memperkirakan probabilitas sekitar 60% untuk kenaikan suku bunga The Fed pada bulan September. Menurut laporan Financial Times, Ketua Federal Reserve Kevin Warsh siap menaikkan biaya pinjaman jika inflasi tetap tinggi dalam beberapa minggu mendatang.

Investor kini mengalihkan perhatian mereka pada laporan *nonfarm payrolls* AS yang akan dirilis pada hari Jumat. Data ini dianggap sebagai ujian besar berikutnya bagi ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan The Fed. Sementara itu, Dolar AS yang relatif stabil di sekitar level 100 pada Indeks Dolar AS memberikan sedikit arah baru untuk emas.

Permintaan dari Tiongkok dan Prospek Teknis

Di sisi lain, permintaan investasi dari Tiongkok terus memberikan dukungan bagi harga emas. Menurut data, *exchange-traded fund* (ETF) yang didukung emas di Tiongkok telah mencatat arus masuk selama 14 sesi berturut-turut, membantu menstabilkan harga di tengah tantangan makroekonomi.

Menurut Tony Sycamore, analis pasar senior di IG, pergerakan harga terbaru menunjukkan bahwa emas mungkin telah membentuk dasar di dekat level terendah akhir Juni sekitar $3.942. Ia menambahkan bahwa laporan *nonfarm payrolls* AS kemungkinan akan menjadi penentu apakah tren kenaikan terbaru ini dapat berlanjut secara berkelanjutan.

Back to latest news

LATEST