Story

Emas Stabil Setelah Anjlok, Komentar Hawkish The Fed Hidupkan Kembali Ekspektasi Suku Bunga

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Aug 31, 20262 min read
Emas Stabil Setelah Anjlok, Komentar Hawkish The Fed Hidupkan Kembali Ekspektasi Suku Bunga

Summary

Harga emas pulih tipis setelah anjlok lebih dari 3% di sesi sebelumnya, setelah komentar hawkish dari pejabat Federal Reserve Kevin Warsh menghidupkan kembali ekspektasi pasar akan kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Text size
Background

Harga emas menunjukkan pemulihan tipis pada hari Senin setelah mengalami penurunan tajam lebih dari 3% pada sesi perdagangan sebelumnya. Pembalikan ini terjadi karena investor kembali mengevaluasi prospek suku bunga Federal Reserve menyusul sinyal inflasi yang hawkish dari Gubernur The Fed Kevin Warsh.

Komentar Hawkish Picu Aksi Jual

Pada hari Jumat, emas anjlok 3,2%, menandai penurunan harian terbesar sejak awal Juni, setelah Warsh menyatakan bahwa The Fed masih memiliki "lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan" untuk mengembalikan inflasi ke target 2%. Pernyataan ini mendorong investor untuk menaikkan ekspektasi kenaikan suku bunga.

Menurut FedWatch Tool dari CME Group, pasar kini memperkirakan probabilitas sekitar 57% untuk kenaikan suku bunga pada bulan September. Prospek suku bunga yang lebih tinggi cenderung menekan emas, karena meningkatkan biaya peluang untuk memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil. Penguatan dolar AS pasca-komentar Warsh juga menambah tekanan pada harga logam mulia.

Latar Belakang Makro Tetap Mendukung

Analis di ANZ mencatat bahwa meskipun terjadi koreksi tajam, ruang penurunan harga emas mungkin terbatas. Mereka menunjuk pada tema "devaluasi mata uang" yang kembali menjadi fokus setelah Departemen Keuangan AS secara tak terduga meningkatkan pembelian obligasi jangka panjang di awal bulan.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Langkah tersebut menekan imbal hasil obligasi dan dolar, menghidupkan kembali kekhawatiran investor terhadap peningkatan utang pemerintah dan potensi pelemahan daya beli. Tema ini menjadi pendorong utama kenaikan emas sekitar 65% pada tahun 2025, di mana investor menggunakan emas sebagai lindung nilai. Analis ANZ berpendapat bahwa kekhawatiran fiskal dan mata uang ini akan terus menarik minat beli.

Rangkuman Pasar dan Prospek

Pada pukul 20:53 Waktu Bagian Timur AS, harga emas spot (XAU/USD) naik 0,2% menjadi $4.464,65 per ons, sementara emas berjangka turun 0,4% menjadi $4.513,50 per ons. Meskipun terjadi penurunan tajam baru-baru ini, emas masih berada di jalur untuk kenaikan bulanan sekitar 10% di bulan Agustus, yang akan menjadi kinerja bulanan terkuat sejak Januari.

Faktor tambahan yang menjadi perhatian pasar adalah kenaikan harga minyak akibat ketegangan geopolitik. Ke depan, investor akan mencermati rilis data pekerjaan dan inflasi AS yang akan datang untuk mendapatkan sinyal lebih lanjut yang dapat mendukung atau membatalkan ekspektasi kenaikan suku bunga di bulan September.

Back to latest news

LATEST