Story
Harga Emas Bertahan di Level Tertinggi 7 Pekan, Pasar Pantau Geopolitik dan Arah The Fed

Summary
Harga emas stabil di dekat level tertinggi dalam tujuh pekan, didukung oleh data pekerjaan AS yang lemah dan ketegangan geopolitik. Investor kini menantikan data inflasi AS untuk petunjuk lebih lanjut mengenai kebijakan suku bunga The Fed.
Harga emas bergerak stabil di dekat level tertingginya dalam tujuh pekan pada hari Senin, setelah data pekerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan mendorong ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menahan kenaikan suku bunga. Investor kini mengalihkan fokus pada data inflasi AS yang akan datang dan ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah.
Pemicu Kenaikan Harga
Logam mulia ini menguat pada hari Jumat lalu, mencapai level tertinggi sejak 17 Juni, setelah data menunjukkan bahwa *non-farm payrolls* AS secara tak terduga mengalami penurunan pada bulan Juli. Selain itu, data pekerjaan bulan sebelumnya juga direvisi turun secara signifikan.
Pada awal perdagangan Senin, harga emas spot diperdagangkan sedikit lebih rendah 0,1% di level $4.336,43 per ons. Sementara itu, emas berjangka AS juga turun 0,1% menjadi $4.395,40 per ons.
Implikasi Terhadap Kebijakan The Fed
Data pasar tenaga kerja yang lemah mendorong pasar untuk secara signifikan menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga oleh The Fed pada pertemuan bulan September. Pasar berjangka kini menunjukkan probabilitas kenaikan suku bunga pada pertemuan 15-16 September telah turun di bawah 50%, berbalik dari ekspektasi sebelumnya yang berada di atas 50%.
AdSuku bunga yang lebih rendah biasanya menguntungkan aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas, karena mengurangi *opportunity cost* atau biaya peluang untuk memegang logam mulia tersebut. Fokus investor selanjutnya adalah rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS pada hari Rabu dan Indeks Harga Produsen (IHP) pada hari Kamis, yang akan memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter.
Faktor Geopolitik dan Logam Lainnya
Risiko geopolitik juga turut menjadi perhatian pasar dan menopang harga emas. Iran dilaporkan mendekati kesepakatan akhir dengan Oman untuk membuka jalur pelayaran baru di Selat Hormuz, yang merupakan jalur strategis. Ketegangan di wilayah tersebut umumnya memberikan dukungan *safe-haven* bagi emas.
Namun, kenaikan harga minyak baru-baru ini dapat memperumit prospek inflasi dan berpotensi menekan ekspektasi pasar terhadap pelonggaran kebijakan The Fed. Di sisi logam mulia lainnya, harga perak naik 0,5% menjadi $63,89 per ons, sementara platinum juga menguat 0,5% ke level $1.757,50 per ons.