Story
Harga Emas Bertahan di Level Tertinggi 7 Minggu di Tengah Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

Summary
Harga emas bertahan di dekat level tertinggi tujuh minggu karena optimisme atas potensi pembukaan kembali Selat Hormuz meredakan kekhawatiran inflasi dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.
Harga emas bertahan di dekat level tertinggi dalam hampir tujuh minggu pada hari Kamis, meskipun memangkas sebagian kenaikan awalnya. Sentimen positif ini didukung oleh optimisme pasar terhadap potensi kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz, yang meredakan kekhawatiran inflasi dan mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve.
Pada pukul 00:57 Waktu Bagian Timur (11:57 WIB), harga emas spot (XAU/USD) tercatat naik 0,4%. Logam mulia lainnya juga menguat, dengan perak spot (XAG/USD) naik 0,2% dan platinum (XPT/USD) melonjak 1,3%.
Optimisme Selat Hormuz Meredakan Tekanan Inflasi
Optimisme pasar dipicu oleh laporan Reuters mengenai draf kesepakatan yang diajukan oleh Iran dan Oman untuk mengakhiri konflik lima bulan dengan Washington. Kesepakatan tersebut dilaporkan akan memberikan Iran kendali atas kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz, sehingga meningkatkan harapan akan meredanya gangguan pasokan energi global dan menyebabkan harga minyak turun.
Prospek penurunan harga energi ini mendorong investor untuk mengurangi spekulasi mereka terhadap kenaikan suku bunga The Fed. Pasar saat ini memperkirakan probabilitas kenaikan suku bunga pada bulan September sekitar 55%, turun dari sekitar 67% pada awal pekan ini. Penurunan ekspektasi ini, ditambah dengan imbal hasil obligasi Treasury AS yang lebih rendah dan pelemahan Dolar AS, meningkatkan daya tarik emas sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil.
AdFokus Beralih ke Data Ketenagakerjaan AS
Di tengah penguatan harga emas, investor kini mengalihkan perhatian mereka ke data pasar tenaga kerja AS yang akan datang untuk mencari petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan The Fed. Laporan Ketenagakerjaan Nasional ADP menunjukkan perlambatan dalam perekrutan sektor swasta pada bulan Juli, sehingga meningkatkan antisipasi terhadap laporan non-farm payrolls (NFP) yang akan dirilis pada hari Jumat.
Analis di ANZ mencatat bahwa momentum kenaikan emas terus berlanjut karena harapan pembukaan kembali Selat Hormuz mengurangi tekanan inflasi dan kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed. Mereka menambahkan bahwa harga emas telah menembus level resistensi teknis utama. Namun, Gubernur The Fed Lisa Cook memperingatkan bahwa para pembuat kebijakan harus tetap siap untuk menaikkan suku bunga jika inflasi tidak mendingin seperti yang diharapkan, karena The Fed tidak bisa menunggu hingga inflasi kembali ke target 2% sebelum bertindak.