Story
Menteri Jerman Desak Disiplin Anggaran pada Proyek Satelit Militer €10 Miliar

Summary
Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius menekankan pentingnya kepatuhan pada jadwal dan anggaran untuk proyek satelit militer senilai €10 miliar, dengan alasan ancaman keamanan yang mendesak.
Menteri Pertahanan Jerman, Boris Pistorius, menyerukan kepatuhan yang ketat terhadap jadwal dan anggaran untuk proyek satelit militer yang direncanakan senilai €10 miliar ($11,45 miliar). Ia menyatakan bahwa penundaan tidak dapat ditoleransi mengingat ancaman keamanan saat ini.
Detail Proyek dan Peringatan Menteri
"Kita tidak boleh mengalami penundaan di masa-masa seperti ini," kata Pistorius dalam kunjungannya ke produsen satelit OHB di Bremen. Proyek yang dinamai SATCOMBw4 ini bertujuan untuk memberikan kemampuan komunikasi berbasis antariksa yang independen bagi angkatan bersenjata Jerman (Bundeswehr), serupa dengan jaringan Starlink milik SpaceX.
Kontrak untuk proyek ini diharapkan akan diberikan sekitar akhir tahun 2026. Sistem ini dirancang untuk mencakup sekitar 200 satelit, dengan armada awal sekitar 40 satelit yang dapat mulai beroperasi dari tahun 2029.
Kebutuhan Strategis dan Lini Masa
Pistorius menekankan bahwa Bundeswehr sangat membutuhkan kapabilitas ini untuk berbagai keperluan strategis. Kebutuhan tersebut mencakup:
Ad- Peringatan dini
- Pengintaian dan deteksi
- Komunikasi di luar angkasa
Sistem ini akan memungkinkan kemampuan komando dan kendali global yang independen serta membantu Jerman memenuhi komitmennya terhadap NATO, tambah sang menteri. Ancaman terhadap satelit sudah menjadi kenyataan, dan banyak negara berinvestasi besar dalam kemampuan kontra-antariksa ofensif.
Pelaku Industri dan Potensi Kekhawatiran
OHB diketahui bekerja sama dengan Rheinmetall dalam proyek ini. Menurut sumber pemerintah dan industri, Airbus Defence juga terlibat. Namun, muncul kekhawatiran bahwa struktur konsorsium ini dapat membatasi persaingan harga dalam tender.
Secara lebih luas, Pistorius menyatakan bahwa Jerman berencana untuk menginvestasikan total €35 miliar dalam keamanan antariksa hingga tahun 2030. Investasi ini menggarisbawahi pentingnya aset berbasis antariksa dalam arsitektur pertahanan modern.