Story

Bursa Jerman Ditutup Melemah, Indeks DAX Anjlok 1,77% Terseret Sektor Teknologi

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 23, 20261 min read
Bursa Jerman Ditutup Melemah, Indeks DAX Anjlok 1,77% Terseret Sektor Teknologi
Text size
Background

Indeks saham utama Jerman ditutup di zona merah pada akhir perdagangan hari Kamis, dengan indeks acuan DAX mengalami penurunan tajam. Pelemahan ini terutama didorong oleh aksi jual di sektor teknologi, telekomunikasi, dan perangkat lunak.

Kinerja Indeks dan Sektor

Pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Frankfurt, indeks DAX anjlok 1,77%. Indeks lainnya juga mencatatkan pelemahan, dengan MDAX turun 1,18% dan indeks teknologi TecDAX merosot 2,53%.

Saham-saham yang menjadi pemberat utama indeks DAX antara lain:

  • Infineon Technologies AG (IFXGn), yang anjlok 6,17%.
  • Commerzbank AG (CBKG), yang terkoreksi 5,44%.
  • Zalando SE (ZALG), yang ditutup turun 4,08%.

Secara keseluruhan, sentimen pasar cenderung negatif, di mana saham yang melemah (477) jauh melampaui jumlah saham yang menguat (183) di bursa Frankfurt.

Sejumlah Saham Melawan Tren

Sample IUX Markets – In-articleAd

Di tengah tekanan jual yang luas, beberapa saham berhasil mencatatkan kinerja positif dan melawan tren pasar. Di jajaran DAX, Daimler Truck Holding AG (DTGGe) menjadi salah satu yang berkinerja terbaik dengan kenaikan 3,93%, bahkan mencapai level tertinggi dalam 52 minggu terakhir.

Selain itu, saham Merck KGaA (MRCG) juga menguat 1,72%. Di luar indeks DAX, saham Traton SE (8TRA) di indeks MDAX menjadi sorotan setelah melonjak 11,02% dan mencetak rekor harga tertinggi sepanjang masa.

Volatilitas Pasar Meningkat

Pelemahan pasar saham diiringi oleh peningkatan kecemasan investor, yang tercermin pada DAX volatility index. Indikator yang mengukur volatilitas tersirat dari opsi DAX ini tercatat naik 1,48% ke level 17,50.

Sementara itu, di pasar komoditas, harga minyak mentah menunjukkan kenaikan signifikan, sementara harga emas berjangka mengalami penurunan. Pergerakan ini menunjukkan pergeseran sentimen investor di tengah dinamika pasar global.

Back to latest news

LATEST