Story

Empat Tanker Minyak dan Gas Berbalik Arah dari Selat Hormuz Pasca Serangan Kapal

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 8, 20261 min read
Empat Tanker Minyak dan Gas Berbalik Arah dari Selat Hormuz Pasca Serangan Kapal

Summary

Sedikitnya empat tanker minyak dan gas telah berbalik arah dari Selat Hormuz di tengah meningkatnya kekhawatiran keamanan menyusul serangan baru-baru ini terhadap kapal di jalur perairan penting tersebut.

Text size
Background

Berdasarkan data pelacakan kapal, sedikitnya empat tanker minyak dan gas telah berbalik arah untuk menghindari transit melalui Selat Hormuz. Keputusan ini diambil seiring meningkatnya kekhawatiran akan keselamatan dan keamanan setelah serangkaian serangan baru terhadap kapal di jalur perairan krusial tersebut.

Pengalihan rute ini terjadi setelah sebuah tanker gas alam cair (LNG) Qatar dan sebuah tanker minyak mentah berbendera Arab Saudi dilaporkan mengalami kerusakan di dekat selat pada hari Selasa. Insiden tersebut menyusul laporan bahwa Iran menembakkan misil ke kapal-kapal, yang mendorong otoritas maritim untuk menaikkan tingkat risiko ancaman bagi kapal yang transit menjadi "parah".

Data dari firma analitik Kpler dan LSEG menunjukkan tiga tanker LNG—Al Ghariya, Duhail, dan Al Ruwais—yang dikendalikan oleh QatarEnergy, mengubah arah menjauhi selat pada Selasa malam. Selain itu, sebuah tanker berbendera India yang membawa 2 juta barel minyak mentah Kuwait juga melakukan putar balik di ujung Oman dekat Selat Hormuz pada hari Rabu.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Meskipun terjadi pengalihan rute, beberapa kapal dilaporkan masih berhasil melewati selat tersebut. Kapal tanker minyak mentah raksasa (VLCC) Tenjun, yang membawa minyak mentah Qatar, berhasil keluar dari Selat Hormuz pada Selasa malam. VLCC Pertamina Pride, yang dikelola oleh perusahaan energi negara Indonesia, Pertamina, juga dilaporkan keluar dari selat pada hari yang sama, meskipun dengan transponder dimatikan.

Back to latest news

LATEST