Story

Harga Gas Eropa Melonjak di Tengah Ancaman Konflik AS-Iran terhadap Pengiriman LNG

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 2, 20262 min read
Harga Gas Eropa Melonjak di Tengah Ancaman Konflik AS-Iran terhadap Pengiriman LNG

Summary

Harga gas alam Eropa melonjak ke level tertinggi sejak Maret di tengah meningkatnya ketegangan militer di Teluk Persia, yang mengancam jalur pelayaran utama untuk gas alam cair (LNG) dan memicu kekhawatiran pasokan menjelang musim dingin.

Text size
Background

Harga gas alam Eropa melonjak ke level tertinggi dalam beberapa bulan pada hari Selasa, didorong oleh kekhawatiran pasar akan kekurangan pasokan yang parah pada musim dingin mendatang. Pemicunya adalah eskalasi konflik militer di Teluk Persia yang mengancam jalur pelayaran vital dan kenaikan tajam pada kontrak grosir Inggris setelah libur nasional.

Eskalasi Militer Ancam Selat Hormuz

Faktor utama yang mendorong kenaikan harga adalah risiko gangguan jangka panjang di Selat Hormuz setelah serangan militer langsung di wilayah tersebut selama akhir pekan. Serangan udara AS terhadap lokasi peluncuran roket Iran di Pulau Larak dibalas dengan serangan rudal Iran terhadap dua pangkalan udara AS di Yordania. Menurut laporan, ancaman balasan dari Presiden AS Donald Trump telah membuat upaya diplomatik untuk mengamankan jalur komersial menjadi buntu.

Penutupan jalur air strategis ini akan mengancam sekitar seperlima dari pasokan LNG global, yang sebagian besar berasal dari produsen utama, Qatar. Hal ini memaksa perusahaan utilitas Eropa, yang sudah menghadapi penurunan impor melalui pipa, untuk bersaing ketat dengan pembeli Asia dalam mendapatkan kargo LNG alternatif, sehingga menaikkan biaya pengiriman dan premi kargo secara global.

Dampak Pasar dan Kekhawatiran Inflasi

Kenaikan harga tercermin di seluruh pasar utama Eropa. Berikut adalah rinciannya:

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Kontrak acuan gas Eropa, Dutch TTF bulan depan, naik 1,3% menjadi €71,30 per megawatt-hour (MWh), melanjutkan kenaikan hampir 5% pada sesi sebelumnya.
  • Di Inggris, kontrak gas grosir NBP melonjak 6,4% menjadi 175,40 pence per therm karena para pedagang mengejar kenaikan harga setelah libur nasional pada hari Senin.

Kekhawatiran pasokan ini diperparah oleh tingkat penyimpanan gas Eropa yang rendah. Menurut data dari Gas Infrastructure Europe, fasilitas penyimpanan di seluruh benua saat ini terisi sekitar 62% dari total kapasitas, atau 17 poin persentase di bawah patokan musiman lima tahun. Tingkat injeksi gas melambat sejak Agustus akibat permintaan listrik musim panas yang lebih tinggi dari biasanya dan pemeliharaan rutin pada pipa lepas pantai Norwegia.

Implikasi bagi Bank Sentral Eropa

Lonjakan harga gas, bersama dengan harga minyak mentah Brent yang bertahan di atas $91 per barel, telah menghidupkan kembali kekhawatiran inflasi yang didorong oleh biaya di pasar keuangan Eropa. Data inflasi awal zona euro untuk bulan Agustus yang dirilis pada hari Selasa menunjukkan percepatan Indeks Harga Konsumen (IHK) tahunan menjadi 3,3%, dengan kenaikan harga energi sebagai pendorong utama. Situasi ini meningkatkan tekanan pada Bank Sentral Eropa (ECB) untuk kembali menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin dalam pertemuan kebijakan moneter pada 10 September mendatang untuk mencegah lepasnya ekspektasi inflasi.

Back to latest news

LATEST