Story

Harga Gas Eropa Melonjak di Tengah Eskalasi Timur Tengah dan Kenaikan Minyak

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 29, 20262 min read
Harga Gas Eropa Melonjak di Tengah Eskalasi Timur Tengah dan Kenaikan Minyak

Summary

Harga gas berjangka Eropa naik 2,3% karena meningkatnya ketegangan militer di Timur Tengah dan lonjakan harga minyak mentah memicu kembali kekhawatiran gangguan pasokan.

Text size
Background

Harga grosir gas alam Eropa kembali menguat pada hari Rabu, memutus tren pelemahan selama dua hari, seiring eskalasi aksi militer di Timur Tengah dan lonjakan harga minyak mentah yang memicu kembali kekhawatiran akan gangguan pasokan energi.

Pemicu Kenaikan Harga

Kontrak acuan gas Eropa, Dutch TTF untuk pengiriman bulan depan, naik 2,3% dan diperdagangkan mendekati €59 per megawatt-hour (MWh) pada pertengahan pagi. Menurut data Investing.com, kontrak gas grosir Inggris untuk pengiriman serupa juga mencatat kenaikan sebesar 2,3% seiring pasar memasukkan kembali premi risiko geopolitik.

Reli ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan setelah serangan udara gabungan AS dan Arab Saudi menargetkan kelompok yang didukung Iran di Irak. Kecemasan pasar semakin dalam setelah rudal balistik Iran berhasil dicegat di ruang udara regional, sebuah perkembangan yang mendorong harga minyak mentah berjangka naik lebih dari 3%.

Ancaman pada Pasokan LNG

Eskalasi konflik ini menghidupkan kembali kekhawatiran atas potensi kemacetan di Selat Hormuz, koridor transit krusial yang dilalui sekitar 20% dari total pengiriman gas alam cair (LNG) global. Para pedagang dengan cepat mengantisipasi potensi penundaan transit untuk kapal tanker LNG, terutama yang berasal dari Qatar menuju terminal impor Eropa.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Kekhawatiran pasokan ini muncul pada saat yang rentan bagi Eropa. Tingkat kapasitas penyimpanan gas bawah tanah di seluruh blok tersebut berada di sekitar 54%, lebih rendah dari rata-rata historis lima tahun dan di bawah level yang tercatat pada periode yang sama tahun lalu.

Prospek dan Implikasi Pasar

Analis di Goldman Sachs sebelumnya telah memperingatkan bahwa risiko kenaikan harga gas Eropa tetap tinggi. Mereka mencatat bahwa setiap gangguan berkepanjangan pada ekspor dari Timur Tengah dapat mengharuskan harga TTF melonjak secara signifikan untuk bersaing dengan permintaan LNG dari Asia dan memastikan pasokan yang memadai tiba di Eropa menjelang musim pemanasan yang dimulai pada 1 November.

Kenaikan harga gas alam dan minyak mentah ini menambah tekanan inflasi baru di seluruh perekonomian Zona Euro, mempersulit tugas bank sentral dalam menentukan kebijakan moneter.

Back to latest news

LATEST