Story

Harga Gas Eropa Capai Puncak 4 Bulan di Tengah Kekhawatiran Pasokan Musim Dingin

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 24, 20261 min read
Harga Gas Eropa Capai Puncak 4 Bulan di Tengah Kekhawatiran Pasokan Musim Dingin

Summary

Kontrak gas berjangka Eropa melonjak ke level tertinggi dalam empat bulan, menandai kenaikan mingguan keempat berturut-turut akibat gangguan pasokan LNG dari Timur Tengah dan peringatan akan rendahnya tingkat penyimpanan.

Text size
Background

Harga gas grosir di Eropa mencapai level tertinggi dalam empat bulan pada hari Jumat, menempatkan kontrak acuan pada jalur kenaikan untuk minggu keempat berturut-turut. Rentetan kenaikan ini, yang terpanjang sejak Mei tahun lalu, dipicu oleh kekhawatiran pasokan untuk musim dingin mendatang di tengah meningkatnya gangguan transit di Timur Tengah dan tingkat penyimpanan gas regional yang rendah.

Pemicu Kenaikan Harga

Sentimen bullish di pasar gas diperkuat oleh beberapa faktor utama. Eskalasi konflik di Timur Tengah telah mengganggu pelayaran tanker melalui Selat Hormuz, yang menghambat sebagian besar aliran gas alam cair (LNG) global. Akibatnya, pasokan dari Teluk Persia menjadi terbatas, mendorong pembeli Asia untuk secara agresif menawar lebih tinggi dari perusahaan Eropa untuk kargo LNG fleksibel yang tersedia.

Kekhawatiran pasokan semakin diperburuk oleh peringatan dari Equinor, pemasok gas domestik terbesar di Eropa. CEO Equinor, Anders Opedal, menyatakan bahwa Eropa kemungkinan tidak akan mencapai targetnya untuk mengisi fasilitas penyimpanan gas bawah tanah hingga kapasitas 80% sebelum musim dingin. Menurut Opedal, tingkat penyimpanan Eropa saat ini berada di sekitar 54%, di bawah rata-rata musiman lima tahun dan merupakan level terendah kedua dalam 15 tahun terakhir.

Kinerja Pasar dan Implikasi Ekonomi

Sample IUX Markets – In-articleAd

Kombinasi dari risiko geopolitik dan pengetatan pasokan LNG global mendorong harga lebih tinggi. Berdasarkan data pasar:

  • Kontrak acuan bulan depan Belanda di hub TTF naik 0,4%, diperdagangkan mendekati level puncaknya dalam empat bulan.
  • Kontrak gas grosir Inggris yang setara juga mencatatkan kenaikan serupa sebesar 0,3%.

Lonjakan harga gas yang berkelanjutan ini mempersulit prospek makroekonomi bagi para bankir sentral Eropa. Biaya energi yang lebih tinggi berpotensi memicu tekanan inflasi yang lebih luas, sehingga pasar uang mulai memperhitungkan risiko bahwa bank sentral mungkin menunda penurunan suku bunga lebih lanjut atau terpaksa mempertahankan kebijakan moneter yang ketat untuk jangka waktu yang lebih lama.

Back to latest news

LATEST