Story
Saham Eli Lilly Menguat Berkat Peningkatan Rekomendasi Analis dan Data Pasar yang Solid

Saham Eli Lilly (LLY) naik 1,6% dalam perdagangan pra-pembukaan, mencapai $1.155,96, didorong oleh kombinasi peningkatan rekomendasi analis dan bukti baru dominasi perusahaan di pasar obat obesitas. Kenaikan ini terjadi meskipun sentimen pasar secara umum melemah menjelang pertemuan Federal Reserve.
Peningkatan Rekomendasi Mendorong Optimisme
Analis di Berenberg menaikkan rekomendasi saham Eli Lilly dari Tahan (Hold) menjadi Beli (Buy). Seiring dengan peningkatan tersebut, target harga juga dinaikkan secara signifikan dari $1.220 menjadi $1.400, yang mengindikasikan potensi kenaikan sekitar 25%.
Menurut Berenberg, optimisme ini didasarkan pada beberapa faktor kunci:
- Kepemimpinan Eli Lilly yang mapan di pasar melalui obat Zepbound dan Mounjaro.
- Antisipasi persetujuan untuk obat GLP-1 oralnya, Foundayo, untuk diabetes yang diharapkan menjadi katalis permintaan yang signifikan.
Dominasi Pasar Obat Obesitas Menguat
AdData komersial positif yang diungkapkan di Morgan Stanley Global Healthcare Conference semakin memperkuat sentimen investor. Eli Lilly mengungkapkan bahwa Foundayo telah berhasil merebut lebih dari 30% pasien baru di pasar pengobatan obesitas oral AS sejak diluncurkan pada April 2026. Angka ini dinilai luar biasa mengingat produk pesaing dari Novo Nordisk telah lebih dulu masuk ke pasar.
Selain itu, program Medicare Bridge dari perusahaan, yang menyediakan akses ke terapi penurun berat badan dengan biaya $50 per bulan, telah mencapai sekitar 600.000 pendaftar. Menurut data IQVIA, pangsa pasar Eli Lilly di segmen obesitas kini mencapai 60,9% dibandingkan dengan Novo Nordisk sebesar 38,8%.
Melawan Tren Pelemahan Pasar
Kinerja kuat saham Eli Lilly kontras dengan kondisi pasar yang lebih luas, di mana indeks utama seperti S&P 500, Dow Jones, dan Nasdaq tercatat melemah di sesi pra-pembukaan. Investor cenderung mengambil sikap hati-hati menjelang pertemuan FOMC Federal Reserve yang akan datang, yang diperkirakan akan memberikan arah kebijakan suku bunga. Kemampuan Eli Lilly untuk membukukan kenaikan di tengah pasar yang melemah menegaskan reputasinya sebagai saham yang solid di sektor farmasi.