Story

Dolar Stabil Menjelang Rilis Data Pekerjaan, Spekulasi Kenaikan Suku Bunga The Fed Mereda

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 4, 20262 min read
Dolar Stabil Menjelang Rilis Data Pekerjaan, Spekulasi Kenaikan Suku Bunga The Fed Mereda
Text size
Background

Dolar AS bergerak stabil di dekat level terendah beberapa bulan pada hari Jumat, dengan investor menahan langkah menjelang rilis data ketenagakerjaan AS yang sangat dinantikan. Mata uang ini bersiap untuk mencatatkan pelemahan mingguan yang signifikan setelah komentar *dovish* dari pejabat Federal Reserve menekan spekulasi kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Sinyal Dovish The Fed Menekan Dolar

Pelemahan dolar pekan ini dipicu oleh perubahan sikap dari Gubernur The Fed, Christopher Waller. Dalam pidatonya pada hari Kamis, Waller menyatakan bahwa data ekonomi terkini menunjukkan tanda-tanda pendinginan inflasi yang menggembirakan. Ia mengindikasikan bahwa jika tren ini berlanjut, ia cenderung mendukung untuk mempertahankan suku bunga pada pertemuan kebijakan 15-16 September mendatang.

Komentar Waller, yang senada dengan pernyataan hati-hati dari Presiden The Fed New York John Williams, secara efektif mengubah sentimen pasar. Pasar berjangka keuangan merespons dengan cepat, dengan probabilitas kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin bulan ini turun menjadi sekitar 50%, dari level puncak hampir 68% di awal pekan. Akibatnya, Indeks Dolar, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, diperdagangkan datar di sekitar 99,01 namun berada di jalur penurunan mingguan sebesar 0,7%.

Fokus Beralih ke Data Non-Farm Payrolls

Perhatian pasar kini sepenuhnya tertuju pada rilis data *Non-Farm Payrolls* (NFP) AS untuk bulan Agustus, yang akan menjadi ujian besar pertama bagi sentimen *dovish* yang dipicu oleh Waller. Data ini akan memberikan petunjuk penting mengenai kondisi pasar tenaga kerja dan dapat memengaruhi arah kebijakan The Fed selanjutnya.

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Ekspektasi Ekonom: Penambahan sekitar 56.000 pekerjaan pada bulan Agustus, setelah penurunan tak terduga 23.000 pada bulan Juli.
  • Tingkat Pengangguran: Diperkirakan tetap stabil di 4,1%.

Jika data yang dirilis lebih lemah dari perkiraan, hal itu akan semakin mengurangi peluang kenaikan suku bunga pada bulan September dan dapat memperpanjang tren pelemahan dolar. Sebaliknya, angka yang kuat secara tak terduga berpotensi menyalakan kembali ekspektasi pengetatan dan memicu pembalikan tajam pada dolar.

Pergerakan Mata Uang Utama Lainnya

Euro diperdagangkan stabil terhadap dolar di level $1,1600 dan berada di jalur untuk membukukan kenaikan mingguan sebesar 0,3%. Mata uang tunggal ini mendapat dukungan dari penurunan imbal hasil obligasi AS, yang mempersempit selisih suku bunga antara AS dan Eropa.

Sementara itu, yen Jepang sedikit terkoreksi setelah melonjak tajam 2% pada sesi sebelumnya di tengah spekulasi intervensi oleh otoritas Jepang. Meskipun demikian, yen masih berada di jalur untuk kenaikan mingguan sebesar 2,3%, kinerja terbaiknya sejak akhir Juli. Penguatan yen juga didorong oleh meningkatnya ekspektasi bahwa Bank of Japan akan menaikkan suku bunga pada pertemuannya tanggal 17-18 September.

Back to latest news

LATEST