Story
Saham Kripto Terkoreksi Jelang Keputusan The Fed dan Voting Regulasi AS

Summary
Saham perusahaan terkait kripto melemah di tengah penurunan harga Bitcoin dan Ether, seiring investor menantikan keputusan suku bunga Federal Reserve dan voting RUU regulasi di Kongres AS.
Saham perusahaan yang terkait dengan mata uang kripto dan teknologi blockchain mengalami penurunan pada perdagangan pramarket Selasa, menyusul koreksi pada aset kripto utama menjelang dua peristiwa penting: voting RUU regulasi di Kongres AS dan pengumuman kebijakan moneter Federal Reserve.
Tekanan Jual di Pasar Kripto
Kelemahan di pasar saham kripto sejalan dengan pergerakan harga aset digital yang menjadi acuannya. Menurut data Investing.com, harga Bitcoin dan Ether turun signifikan, memicu aksi jual pada saham-saham yang sensitif terhadap pergerakan pasar kripto.
- Bitcoin (BTC) turun 2,9% ke level $76.833,83.
- Ether (ETH) melemah 3,8% menjadi $2.471,74.
- Saham bursa kripto Coinbase Global anjlok 4,7% di sesi pramarket.
- Saham perusahaan penambangan kripto juga terkoreksi, dengan Riot Platforms Inc, MARA Holdings, Hut 8, dan Bit Digital turun antara 1,6% hingga 2,2%.
AdInvestor Menanti Kejelasan Regulasi dan Moneter
Sentimen investor dibayangi oleh dua faktor ketidakpastian utama pekan ini. Pertama adalah voting di Kongres mengenai "Clarity Act", sebuah rancangan undang-undang yang bertujuan untuk menciptakan kerangka kerja regulasi yang lebih jelas untuk aset kripto di Amerika Serikat. Legislasi ini sebelumnya sempat terhenti karena kekhawatiran terkait perlindungan etika dan keuangan ilegal.
Selain itu, pasar juga bersikap hati-hati menjelang pengumuman keputusan suku bunga oleh Federal Reserve yang dijadwalkan pada hari Rabu. Kebijakan moneter The Fed, terutama terkait suku bunga, memiliki dampak signifikan terhadap selera risiko investor pada aset-aset berisiko tinggi seperti saham teknologi dan aset kripto.