Story

Harga Jagung Berjangka Melemah di Tengah Prospek Hujan di Midwest AS

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Aug 4, 20261 min read
Harga Jagung Berjangka Melemah di Tengah Prospek Hujan di Midwest AS

Summary

Harga jagung berjangka di Chicago Board of Trade turun pada hari Senin karena prakiraan cuaca yang memprediksi hujan akan mengurangi kekeringan di wilayah Midwest AS, sehingga mendorong aksi ambil untung.

Text size
Background

Harga jagung berjangka di Chicago Board of Trade (CBOT) melemah pada hari Senin, karena prakiraan cuaca yang menjanjikan hujan di wilayah Midwest Amerika Serikat mendorong para pedagang untuk mengambil keuntungan. Cuaca yang lebih basah diperkirakan akan bermanfaat bagi tanaman yang sebelumnya mengalami kondisi kering.

Detail Penurunan Harga

Kontrak jagung berjangka untuk pengiriman Desember (CZ26) turun 3-1/2 sen menjadi $4,69 per gantang (bushel). Di seluruh kontrak yang berbeda, harga jagung tercatat turun antara 1 hingga 3 sen per gantang.

Penurunan ini terjadi setelah para analis pasar mengantisipasi bahwa hujan akan memperbaiki kondisi tanaman. Menurut Commodity Weather Group, hujan yang diperkirakan turun akan membantu mengurangi tingkat kekeringan di wilayah pertanian utama AS tersebut.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Konteks Kondisi Tanaman

Koreksi harga ini terjadi meskipun data terbaru menunjukkan penurunan kualitas tanaman. Pada hari Senin, Departemen Pertanian AS (USDA) menurunkan peringkat "baik-hingga-sangat-baik" (good-to-excellent) untuk tanaman jagung selama tiga minggu berturut-turut.

Penurunan peringkat tersebut disebabkan oleh cuaca panas dan kering yang melanda Midwest dalam beberapa waktu terakhir. Berdasarkan data USDA, peringkat saat ini menandai kondisi jagung terendah untuk minggu ke-31 dalam setahun sejak 2023, yang menggarisbawahi kekhawatiran pasar sebelum adanya prospek hujan.

Back to latest news

LATEST