Story

Harga Jagung Berjangka Naik Setelah USDA Pangkas Proyeksi Pasokan

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Aug 12, 20261 min read
Harga Jagung Berjangka Naik Setelah USDA Pangkas Proyeksi Pasokan

Summary

Harga jagung berjangka menguat signifikan setelah Departemen Pertanian AS (USDA) menurunkan proyeksi stok akhir musim 2026/27, mengutip ekspor yang kuat. Harga gandum dan kedelai juga tercatat lebih tinggi di Chicago Board of Trade.

Text size
Background

Harga kontrak jagung berjangka di Chicago Board of Trade (CBOT) melanjutkan kenaikannya pada hari Rabu, didorong oleh laporan Departemen Pertanian AS (USDA) yang memproyeksikan penurunan pasokan dan ekspor yang kuat. Komoditas biji-bijian lainnya seperti kedelai dan gandum juga bergerak lebih tinggi.

Proyeksi Pasokan USDA Menurun

Dalam laporannya, USDA memproyeksikan bahwa stok jagung AS pada akhir musim 2026/27 akan turun menjadi 1,653 miliar gantang (bushel). Angka ini lebih rendah dari estimasi bulan Juli sebesar 1,790 miliar gantang. Menurut USDA, revisi ini mencerminkan proyeksi ekspor jagung yang lebih kuat dan pasokan awal musim yang lebih kecil.

Meski demikian, USDA menyatakan bahwa para petani AS akan memanen hasil panen jagung terbesar kedua dalam sejarah pada musim gugur ini. Penurunan hasil panen akibat cuaca buruk selama musim panas dinilai lebih dari seimbang oleh area tanam yang lebih luas.

Dampak Terhadap Pasar Komoditas

Sample IUX Markets – In-articleAd

Sentimen positif dari laporan USDA secara langsung mengangkat harga di pasar. Per pukul 12:30 CT, harga komoditas biji-bijian utama menunjukkan penguatan:

  • Jagung: Kontrak teraktif naik 18-1/4 sen menjadi $4,78 per gantang.
  • Kedelai: Naik 12-1/4 sen menjadi $11,81 per gantang.
  • Gandum: Melonjak 23-1/4 sen menjadi $6,53-3/4 per gantang.

Faktor Geopolitik Angkat Harga Gandum

Kenaikan signifikan pada harga gandum juga dipengaruhi oleh faktor geopolitik. Pasar merespons kekhawatiran atas potensi gangguan pasokan global setelah Ukraina dilaporkan menyerang terminal biji-bijian di pelabuhan ekspor gandum Rusia, Novorossiysk. Insiden ini meningkatkan ketidakpastian pasokan dari kawasan Laut Hitam, yang merupakan salah satu lumbung gandum utama dunia.

Back to latest news

LATEST